Author Archive admin

OPEN TRIP DIENG SIKUNIR

OPEN TRIP DIENG SIKUNIR – Jika anda adalah seorang yang memiliki ketertarikan terhadap alam, rasanya cocok bergabung di dalam trip bersama ini. Open Trip Dieng Sikunir adalah sebuah perjalanan pendakian Bukit Sikunir untuk berburu golden sunrise yang begitu mempesona. Hawa yang super dingin, jalanan terjal serta suasana yang masih gelap akan menjadi teman kita dalam pendakian ke Sikunir Dieng Wonosobo. Ayo coba rasakan sensasi Tour Murah Dieng.

Open Trip Dieng Sikunir kami gagas agar teman-teman semua bisa berlibur ke negeri atas awan Dieng Plateau dengan fun dan harga terjangkau serta memiliki banyak teman baru. Pengalaman dan kesan event seperti ini tentu akan menjadi hal baru bagi kita yang jarang bepergian sendiri. Inilah saatnya untuk menaklukan dataran tinggi Dieng, negerinya para dewa.

Tour Dieng Sikunir

Rombongan dari Konservasi UI

OPEN TRIP DIENG SIKUNIR

  • Biaya Rp 700.000 / orang
  • Daftar minimal 2 orang
  • Berangkat reguler setiap hari Jumat dan Sabtu
  • Available Agustus – Desember 2018
  • Khusus high season, harga berubah
  • Meeting Point di Bandara Adisucipto dan Stasiun Tugu Yogyakarta

JADWAL OPEN TRIP DIENG SIKUNIR

  • Agustus: 3, 4, 10, 11, 17, 18, 24, 25, 31
  • September: 1, 7, 8, 14, 15, 21, 22, 28, 29
  • Oktober: 5, 6, 12, 13, 19, 20, 26, 27
  • November: 2, 3, 9, 10, 16, 17, 23, 24, 30
  • Desember: 1, 7, 8, 14, 15, 21, 22,23, 24, 25, 28, 29, 30, 31

 

TOUR ITINERARY OPEN TRIP DIENG SIKUNIR

Hari Pertama

Tim guide kami akan menjemput anda di bandara Adisucipto / Stasiun Tugu Yogyakarta pagi. Seluruh peserta diharapkan tiba di Jogja sebelum jam 09.00 WIB. Kemudian dilanjutkan perjalanan menuju ke dataran tinggi Dieng di Wonosobo / Banjarnegara. Sekitar jam 12.00 diperkiran sudah tiba di Wonosobo dan langsung menikmati kuliner Mie Ongklok khas Wonosono. Kemudian dilanjut ke Dieng dan mengunjungi berbagai tempat wisata yang ada di dieng seperti kompleks Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Telaga Warna, Dieng Plateau Teater, Puncak Ratapan Angin. Keliling Dieng sampai sore, lalu check in homestay. Makan malam bersama-sama di resto lokal. Setelah makan malam, peserta istirahat karena besoknya harus start jam 03.00 pagi untuk sunrise.

Hari Kedua

Peserta bersiap dan berkumpul di loby jam 03.00 pagi lalu bersama dengan guide kami menuju ke Bukit Sikunir. Pendakian Sikunir sekitar 30-60 menit, tergantung tingkat keramaian dan kondisi fisik peserta. Peserta diberikan waktu untuk berburu sunrise hingga jam 06.00 pagi, setelah itu turun ke parkiran dan kembali ke hotel untuk mandi dan istirahat sebentar. Makan pagi disiapkan di local resto. Jam 10.00 seluruh peserta berkumpul di loby dan berangkat menuju ke Jogja. Makan siang di local resto. Tiba di Jogja diperkirakan sekitar jam 15.00 dan peserta langsung di drop ke bandara / stasiun / hotel.

Tour Dieng Sikunir

Rombongan Konservasi UI trip to Dieng Sikunir

PAKET INCLUDE

  1. Bus Pariwisata AC (2-2)
  2. Homestay 1 Malam (share 2, KM dalam)
  3. Makan Selama Tour
  4. Tiket Masuk Obyek Wisata
  5. Tour Guide Profesional
  6. Dokumentasi Bersama
  7. Air Mineral Setiap Hari

EXCLUDE

  1. Tiket Pesawat
  2. Belanja Pribadi
  3. Tipping Guide

RESERVASI

Untuk reservasi, silahkan hubungi kami via telpon / WhatsApp di 081229994223

 

Mungkin anda juga mencari: paket tour jogja, open trip jogja, tour murah jogja, trip jogja murah, hotel murah di jogja, liburan ke jogja, merapi lava tour, candi borobudur, kraton jogja, malioboro, promo liburan murah, paket wisata jogja, jogja istimewa, share trip jogja, paket tour dieng, trip dieng murah, golden sunrise sikunir, kawah sikidang, telaga warna, dieng wonosobo, bukit sikunir, gunung prau dieng

OPEN TRIP JOGJA 3D2N MERAPI

OPEN TRIP JOGJA 3D2N – Berita gembira untuk kita semua, bahwa mulai bulan Agustus 2018 Jogja Wisata Tour & Travel membuka open trip atau share trip murah ke Jogja. Tour murah ke Jogja dengan durasi 3 hari 2 malam mengajak kamu semua untuk dapat menikmati liburan murah namun dengan kualitas yang bagus, caranya adalah dengan ngetrip rame-rame.

Sistem open trip Jogja seperti ini selain akan memperkecil biaya, juga membuat kita memperoleh kenalan baru karena dalam satu rombongan trip, kita akan bareng-bareng dengan teman-teman baru dari berbagai kota di Indonesia, bahkan mungkin dari mancanegara semacam Malaysia, Singapore atau Thailand. Maka bersiap-siap saja untuk selalu bahagia bersama kami tim Jogja Wisata. Karena tugas kami hanya membuat anda bahagia.

Open Trip Jogja Merapi Borobudur

Group Sophie Paris mengunjungi Candi Borobudur

OPEN TRIP JOGJA 3D2N MERAPI BOROBUDUR

  • Biaya Rp 1.200.000 / orang
  • Daftar minimal 2 orang
  • Berangkat reguler setiap hari Jum’at
  • Available Agustus – Desember
  • Khusus high season, harga berubah

JADWAL

  • Agustus: 3, 10, 17, 24, 31
  • September: 7, 14, 21, 28
  • Oktober: 5, 12, 19, 26
  • November: 2, 9, 16, 18, 23, 30
  • Desember: 7, 14, 21, 23, 28, 30

 

TOUR ITINERARY

Hari Pertama

Tim guide kami akan menjemput anda di bandara / stasiun di Yogyakarta kemudian akan mengantar anda ke hotel untuk check in dan beristirahat sejenak sembari menunggu rombongan yang lain tiba. Malamnya kami akan mengajak anda beserta rombongan yang lain untuk makan malam di local resto. Pada sesi makan malam ini kita bisa saling berkenalan agar suasana jadi lebih akrab dan hangat. Setelah makan malam akan kembali di antar ke hotel untuk beristirahat.

Hari Kedua

Pagi setelah breakfast di hotel, tim guide kami akan menjemput dan sudah standby di hotel. Max jam 07.30 semua peserta sudah harus siap di loby untuk berangkat menuju ke Merapi, ditempuh kurang lebih 1 jam perjalanan. Tiba di base camp jeep, kita akan bersiap-siap untuk menjelajah Merapi menggunakan kendaraan jeep. Durasi jelajah Merapi kurang lebih 2-3 jam. Anda bisa foto-foto di Museum Merapi Mini, Batu Alien, Bunker dan beberapa tempat lainnya. Selesai menjelajah Merapi, perjalanan dilanjutkan dengan makan siang di local resto dan selanjutnya meuju ke Candi Borobudur yang berada di Kabupaten Magelang. Kita akan melihat keindahan dan kemegahan Candi Borobudur yang menjadi warisan budaya terbesar di Indonesia. Setelah dari Borobudur, perjalanan kita lanjutkan menuju ke Jogja T-shirt, salah satu sentra industri kaos terbesar di Jogja. Anda bisa berbelanja berbagai macam kaos unik khas dari Yogyakarta. Kemudian dilanjut dengan makan malam di local resto dan kembali ke hotel.

Hari Ketiga

Pagi setelah breakfast, peserta langsung check out dari hotel dan dilanjutkan menuju ke pusat oleh-oleh khas Jogja, yaitu Bakpia yang berada di kawasan Kampung Pathok. Puas berbelanja perjalanan kita lanjutkan mengunjungi Kraton Yogyakarta yang berada di pusat kota. Di dalam Kraton kita bisa melihat koleksi raja-raja Mataram dari yang pertama hingga sekarang. Selesai berkeliling kraton, kita akan makan siang terlebih dahulu dan setelah itu kami akan antar ke bandara / stasiun Yogyakarta.

Open trip Jogja 3D2N

Rombongan dari Kabupaten Banggai

PAKET INCLUDE

  1. Bus Pariwisata AC (2-2)
  2. Hotel Bintang 3 (share 2)
  3. Makan Selama Tour 6x
  4. Tiket Masuk Obyek Wisata
  5. Sewa Jeep Wisata Merapi
  6. Tour Guide Profesional
  7. Air Mineral Setiap Hari
  8. Dokumentasi Bersama

EXCLUDE

  1. Tiket Pesawat / Kereta
  2. Belanja Pribadi
  3. Tipping Guide

RESERVASI

Untuk reservasi, silahkan hubungi kami via telpon / WhatsApp di 081229994223

 

Tags:

Mungkin anda juga mencari: paket tour jogja, open trip jogja, tour murah jogja, trip jogja murah, hotel murah di jogja, liburan ke jogja, merapi lava tour, candi borobudur, kraton jogja, malioboro, promo liburan murah, paket wisata jogja, jogja istimewa, share trip jogja

Jogja Bay Water Park

Jogja Bay Waterpark adalah salah satu wahana permainan air terbesar di Asia Tenggara yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta atau tepatnya di Maguwoharjo, Depok, Kabupaten Sleman. Seperti halnya wahana permainan air lainnya Jogja Bay Waterpark juga menjanjikan sensasi memicu adrenalin dari setiap wahana permainan yang dimilikinya. Meskipun banyak terdapat wahana permainan yang cukup menantang adrenalin tapi di tempat ini juga masih ada permainan yang bisa digunakan untuk anak-anak.

 

Jogja Bay Waterpark mengangkat konsep perkampungan Bajak Laut bernuansa tropical lust yang penuh dengan tanaman hijau dan thematic old pirates. Keunikan lain yang dimiliki oleh tempat ini adalah terdapatnya story telling antara kekayan dan keragaman tradisi Jogja dengan para bajak laut Eropa yang dituangkan melalui On-site Live Show, Karakter, Water rides, dan tentunya juga dalam Merchandise.

 

Lantas seperti apa saja wahana permaianan unik di Jogja Bay Water Park? Berikut adalah beberapa permainan yang harus kamu coba:

 

1. South Beach

Sumber: www.jogjabay.com

Pada wahana ini kamu bisa menikmati kolam dengan deburan ombak yang lama-kelamaan semakin meninggi. Ya, seperti tsunami maka kamu harus bisa bertahan menghadapi ombak ini. Tentunya juga didukung dengan alat penunjang keselamatan.

2. Brando Boomeranggo

Sumber: www.jogjabay.com

Di waha ana ini anda akan meluncur dari perosotan yang cukup tinggi. Setelah meluncur ke bawah maka di ujung lintasan akan ada tanjakan yang membuat anda seolah hampir terlempar tetapi kembali meluncur turun yang bermuara di sungai Jogja Bay.

3. Donte Wild River

Sumber: www.jogjabay.com

Nah, spot ini sangat cocok untuk kamu yang takut dengan wahana lain di Jogja Bay yang cukup memacu adrenalin. Di sungai ini kamu bisa menyusurinya dengan menggunakan perahu yang tersedia.

4. HIP Playground

Sumber: www.jogjabay.com

Wahana ini sangat cocok untuk anak-anak. Karena selain aman tentu orang tua juga bisa mendampingi dengan nyaman karena juga dilengkapi dengan gazebo.

5. Harbour Theater

Sumber: www.jogjabay.com

Di tempat ini kamu bisa menikmati pertunjukan berupa drama musikal. The Guardian Past Show Past In The Future biasa menghibur pengunjung Jogja Bay pada setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 15.00WIB sampai selesai.

Nah gimana? Pasti menarik untuk dikunjungi bukan tempat ini. Selain wahana-wahana diatas tentu masih banyak lagi wahana menarik lainnya yang dijamin akan membuat liburan mu sangat menyenangkan.
 

 

 

TAGS

Jogja Bay, Wisata Keluarga, Wisata Jogja, Wisata Baru Jogja, Jogja, Tour Jogja, Trip Jogja, Jogja Bay Water Park, Wisata Air, Tempat Liburan di Jogja

Kampung Jodipan, Tempat Wisata Murah di Malang

Sumber: Instagram/Jogjawisata

 

Kota Malang selain dikenal dengan Gunung Bromo dan berbagai wisata alam menarik lainnya memang tak perlu diragukan lagi keindahannya. Selain itu belakangan juga mulai banyak pilihan baru untuk berwisata di kota Malang. Seperti Museum Angkut, Omah Kayu dan Paralayang di Batu, Jatim Park, dan yang terakhir juga sedang ramai diperbincangkan adalah Kampung Warna-Warni Jodipan.

 

Seseuai dengan namanya tempat ini adalah kawasan permukiman atau perkampungan yang dihias warna-warni di setiap rumahnya. Objek yang menjadi media mewarnainya pun tak tanggung-tanggung. Mulai dari tembok rumah warga, genteng rumah, jalan kampung, jembatan, hingga pos kamling semuanya dihias apik dengan warna-warna yang memikat.

 

Konon sebelum dikenal sebagai kampung warna-warni yang indah kampung Jodipan dikenal sebagai wilayah yang kumuh. Pandangan kumuh itu pun mulai berubah setelah mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang yang tergabung dalam komunitas Guyspro dibantu oleh seniman mewarnai Kampung Jodipan ini. Selain itu usaha tersebut juga mendapat bantuan dana Corporate Social Responsibility dari salah satu produsen cat yang turut mendukung upaya tersebut. Lantas,  spot apa saja yang bisa dinikmati dari Kampung Warna-Warni Jodipan yang terkenal dengan spot fotonya ini?

1. Jembatan Embong Brantas

Sumber: Instagram/Jogjawisata

Lokasi jembatan Embong Brantas berada di sebalah selatan stasiun kereta api Kota Baru yang berjarak sekitar 500 meter. Dari stasiun tersebut ikuti jalur ke arah selatan maka akan menemui jembatan Brantas. Dari jembatan ini anda sudah bisa menikmati kampung warna-warni Jodipan.

 

2. Dinding Warna-Warni

Sumber: Google

Ada beragam warna yang menghiassi setiap dinding-dinding di kampung Jodipan yang sekaligus juga menjadi spot foto yang tak bisa untuk dilewatkan.

 

3. Lorong Payung

Sumber: Google

Menjadi momen yang spesial dan sangat menarik untuk berfoto di Lorong Payung ini ketika dalam keadaan ramai pengunjung dengan hiasan warna-warni payung yang tertata rapi.

 

4. Lukisan 3 Dimensi

Sumber: Google

Selain hiasan warna-warni dinding permukiman di tempat ini juga anda bisa menemui lukisan 3 Dimensi yang sangat bagus. Beberapa koleksi lukisannya beragam, mulai dari Ikan Hiu, Gorilla, hingga T-Rex.

 

5. Tangga Warna-Warni

Sumber: Google

Lokasi kampung warna-warni Jodipan yang mempunyai beberapa titik curam kemudian dilengkapi dengan bantuan anak tangga. Meskipun sebagai akses jalan anak tangga di sini tak luput dari warna-warni cat yang menghiasinya.

 

 

 

 

TAGS

Kampung Jodipan, Wisata Murah Malang, Museum Angkut, Gunung Bromo, Wisata Malang

 

 

Tradisi Grebeg Maulud Yogyakarta

Sumber: Google/Harian Jogja/JIBI

Grebeg di Yogyakarta diselenggarakan sebanyak tiga kali yaitu Grebeg Syawal, Grebeg Besar, Grebeg Maulud. Grebeg Syawal diadakan setelah selesai Shalat Id Hari Raya Idul Fitri, Grebeg Besar dilaksanakan ketika Umat Islam merayakan Idul Adha dan Grebeg Maulud diadakan untuk merayakan Hari Maulud Nabi Muhammad, SAW.

 

Sebelum Grebeg Maulud, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengadakan pasar malam yang dinamakan Sekaten. Sekaten akan diselenggarakan selama sebulan di Alun-alun Utara Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Dalam Sekaten selain pasar malam ada acara pentas seni, dan kurang lebih seminggu menjelang Hari Maulud Nabi Muhammad ada musik gamelan yang dimainkan di depan Masjid Gede Kraton Yogyakarta.

 

Di Puncak Perayaan Maulud Nabi Muhammad ada perayaan Grebeg Maulud. Dalam acara ini, nantinya akan ada lima Gunungan yang keluar dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat yaitu Gunungan Putri, Gunungan Kakung, Gunungan Darat, Gunungan Gepak, dan Gunungan Pawuhan. Gunungan-gunungan ini nantinya akan diperebutkan di tiga tempat yaitu di Masjid Gede Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Puro Pakualaman, dan satu lagi di Kepatihan (Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta)

 

Gunungan ini berisikan berbagai macam hasil olahan makanan tradisional, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Selain itu, gunungan-gunungan ini juga sekaligus menjadi simbol rasa syukur terhadap sang pencipta atas hasil bumi berlimpah yang diberikan sang pencipta juga sekaligus menjadi sedekah raja untuk rakyatnya.

 

Acara Grebeg akan dimulai pukul 10.00, diawali dengan arak-arakan Prajurit Kraton seperti, Prajurit Wirobrojo, Prajurit Dhaeng, Prajurit Patangpuluh, Prajurit Jagakarya, Prajurit Prawirotomo, Prajurit Ketanggung, Prajurit Mantrijero, Prajurit Nyutra, Prajurit Bugis, dan Prajurit Surakarsa. Setalah itu dilanjutkan dengan doa dan Gunungan dibawa menuju ke tiga tempat yaitu ke Masjid Gede Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Puro Pakualaman, dan satu lagi di Kepatihan (Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta).

 

Banyak masyarakat yang rela jauh-jauh datang untuk menyaksikan acara grebeg ini. Bukan hanya masyarakat lokal Yogyakarta tapi juga luar kota bahkan mancanegara. Selain hanya menyaksikan, mereka juga ikut memperebutkan isi gunungan. Menurut kepercayaan masyarakat lokal ketika mendapatkan isi dari gunungan maka mereka sekeluarga akan mendapatkan keberkahan dalam hidup mereka.

 

 

 

TAGS

Jogja Wisata, Kraton Jogja, Grebeg Maulud, Masjid Gede Kraton Jogja, Puro Pakualaman, Kepatihan

Taman Wisata Air Terjun Sri Gethuk

Sumber: Google/Geomagz

 

 

Menjelajah destinasi wisata yang baru kita kunjungi memang sangat menarik dan membuat kita dipenuhi rasa penasaran. Seperti apa keindahannya dan apa saja keunikan yang dimiliki. Namun tidak melulu tempat yang sudah pernah dikunjungi menjadi membosankan untuk kembali kita singgahi. Seperti pesona wisata alam yang dimiliki Gunung Kidul Yogyakarta. Selain banyak kita temukan pantai-pantai nan indah di sana kita juga menikmati wisata air yang lain. Seperti objek wisata Air Terjun Sri Gethuk yang masih berada di wilayah Kabupaten Gunung Kidul.

 

Seperti kebanyakan wisata air tejun di tempat ini pengunjung akan disuguhkan dengan keindahan alam yang dihiasi batu karst yang terbentuk akibat proses alam ratusan tahun yang lalu. Air Terjun Sri Gethuk tidak begitu tinggi namun tetap mempunyai keindahan yang sangat patut untuk dikunjungi. Jika pada umumnya kita berkunjung ke wisata air terjun harus menempuh jarak yang cukup jauh dengan berjalan kaki maka pemandangan berbeda akan kamu temui di sini.

 

Para pengunjung Air Terjun Sri Gethuk akan mengendarai semacam perahu bermotor kecil yang akan mengantarkan pengunjung menuju lokasi air terjun. Di bagian inilah kamu akan mendapatkan bonus perjalanan yang menyenangkan karena perahu akan mengarungi Sungai Oya yang memiliki air sangat bersih hingga tak jarang ada yang menyebutnya seperti Green Canyon yang ada di Amerika.

 

Kawasan Air Terjun Sri Gethuk dialiri oleh tiga matair berbeda yakni mata air Dong Poh, Ngandong, dan Ngumbul sehingga sangat jarang sekali terjadi kekeringan. Sisi lain keindahan yang dimiliki air terjun ini adalah cekungan-cekungannya berbatasan langsung dengan Sungai Oya sehingga menghasilkan efek deburan air yang indah. Selain pengunjung bisa menikmati pemandangan Air Terjun Sri Gethuk pengunjung juga bisa menikmati air terjun ini dengan berenang di Sungai Oya. Jika pengunjung menikmatinya sembari berenang maka akan mendapat pendamping dari pengelola wisata Air Terjun Sri Gethuk yang professional dan tentunya juga mendapat fasilitas kemanan berupa pelampung. Jangan salah meskipun Sungai Oya ini terlihat indah dan memiliki air yang jernih namun tetap saja harus waspada karena terdapat beberapa titik yang memiliki kedalaman lebih dari 3 meter.

 

 

 

 

TAGS

Tempat Wisata Alam di Jogja, Air Terjun Sri Gethuk Gunung Kidul, Wisata Murah Jogja, Tempat Wisata di Jogja Yang Wajig Dikunjungi, Jogja Wisata

Menikmati Wisata Malam di Hutan Pinus Pengger

Sumber: Google/Kendalljenner.fun

Hutan Pinus Pengger adalah wisata baru yang cukup populer di Jogja. Berlokasi di perbatasan antara Kecamatan Pathuk Gunung Kidul dan Kecamatan Dlingo. Terletak di perbukitan tempat ini memberikan sensasi sejuk yang sangat cocok untuk kamu melepas penat atau sekedar menghabiskan waktu bersama keluarga. Sesuai namanya tempat ini siap menyambut siapapun yang berkunjung dengan rindang dan lebatnya pohon-pohon pinus. Sepoi-sepoi angin dan hawa sejuk akan membuatmu betah untuk berlama-lama di tempat ini.

 

Wisata Hutan Pinus Pengger ini belakangan sangat ramai dikunjungi banyak orang dari berbagai daerah. Mulai pengunjung dari dalam Jogja sendiri hingga pengunjung dari luar kota yang sengaja meluangkan waktu untuk berkunjung ke tempat ini. Populernya Hutan Pinus Pengger bermula dari media sosial yang berupa unggahan-unggahan foto atau video pengunjung. Memang tempat ini mempunyai keunikan daripada wisata alam pada umumnya. Jika pada umumnya wisata alam ramai hanya pada pagi hingga sore hari saja di tempat ini kamu tetap bisa menikmati keindahannya di malam hari.

Sumber: Google/Wonderfulisland.id

 

Pada pagi hari tempat ini biasanya ramai dikunjungi untuk menikmati momen matahari terbit atau sunrise. Karena lokasinya yang berada di perbukitan sangat memungkinkan bagi kita untuk bisa menikmati matahari terbit dengan sudut yang sempurna. Daya tarik lain yang akan dinikmati pengunjung jika berburu matahari terbit adalah gugusan kabut yang menuruni bukit dan sangat indah untuk dijadikan latar foto bagi para pegiat fotografi. Terlebih lagi di Hutan Pinus Pengger kamu akan banyak menemui spot foto yang sangat indah dan sayang untuk tidak diabadikan dengan kamera. Jelas tempat ini menjadi surga bagi kamu yang sangat suka selfie dengan latar foto unik tersebut.

Sumber: Google

 

Namun di malam hari Hutan Pinus Pengger tetap ramai pengunjung. Selain spot selfie yang bisa dinikmati siang hari di malam hari kamu tetap bisa menikmatinya untuk sekedar berselfie. Dengan kerlap-kerlip dari lampu yang selain menjadi sumber cahaya juga menjadi hiasan tempat ini menjadi semakin apik untuk dilihat. Jika di pagi hari kamu bisa mendapatkan matahari terbit di malam hari kamu mendapatkan pemandangan warna-warni lampu yang menerangi kota Jogja. Di Hutan Pinus Pengger kamu akan bisa menikmati landscape kota Jogja dan bias warna-warni lampu kota yang sangat indah untuk dilihat.

 

Berkunjung ke Jogja sangatlah banyak pilihan untukmu berwisata bersama pasangan atau keluarga. Keramahan warga Jogja, budaya, juga keindahan alam dijamin akan membuatmu ingin kembali dan kembali lagi berkunjung ke sini. Jadi, kapan ke Jogja lagi?

 

 

 

 

TAGS

Jogja Wisata, Wisata Malam Jogja, Wisata Jogja Murah, Tempat Wisata Malam di Jogja, Wisata Jogja, Pinus Pengger

 

Pesona Candi Sewu

Sumber: Google

Candi Sewu adalah Candi Budha yang terletak di sebelah Utara Candi Prambanan. Candi Sewu didirikan pada tahun 782 dan ditemukan pada tahun 1960. Candi yang memiliki 249 candi ini, dibangun pada masa Pemerintahan Rangkai Panangkaran.

 

Adanya Candi Sewu yang bercorak Budha berdampingan dengan Candi Prambanan menunjukkan bahwa jaman dahulu umat Budha dan umat Hindu Jawa hidup harmonis. Candi ini pernah rusak akibat dadi bencana gempa Yogyakarta tahun 2006. Meski situs dibuka kembali setelah bencana gempa, akan tetapi candi utama tetap ditutup dengan alasan keamanan.

 

Pemandangan di kompleks Candi Sewu sangat mempesona, kamu bisa menikmati kemegahan bangunan candi di bawah pohon yang rindang. Semilir angin yang bertiup membuat kamu enggan untuk beranjak. Duduklah di bangku taman, sambil sesekali berswafoto dengan latar candi.

 

Pesona Candi Sewu juga bisa kamu nikmati pada sore hari. Menjelang senja, sinar emas mentari yang menerobos di sela-sela bangunan candi mencipta suasana magis. Jika berkunjung pada saat senja, kamu akan mendapatkan pemandangan matahari tenggelam yang indah dengan bangunan candi sebagai latar depan.

 

Selain itu daya tarik Candi Sewu ini adalah adanya pertunjukan Sendratari Ramayana. Pada hari Selasa, Kamis, dan Jumat, akan dilangsungkan pagelaran Sendratari Ramayana di kompleks Taman Wisata Candi Prambanan. Pertunjukan ini memadukan seni tari, drama, dan musik jawa. Meski tanpa ada dialog antara pemainnya, kamu tetap bisa mengikuti jalan cerita Ramayana. Pagelaran kolosal nan indah ini dimulai pada pukul 19.30 – 21.30 WIB. Pada musim kemarau pertunjukan akan dilangsungkan di open theater, namun pada musim penghujan pertunjukan dilaksanakan di Gedung Trimurti. Tiket untuk menyaksikan Sendratari Ramayana berbeda dengan tiket masuk Candi Prambanan. Pastikan pertunjukkan yang sudah berlangsung selama puluhan tahun ini masuk dalam daftar kunjunganmu ke Yogyakarta.

 

Untuk kalian yang sedang merencanakan liburan ke Jogja, kalian bisa berkunjung dan menikmati kemegahan Candi Sewu. Kalian bisa masuk Candi Sewu melalui pintu masuk Candi Prambanan karena itu satu-satunya akses untuk menuju ke Candi Sewu. Harga tiket masuk Candi Prambanan sebesar Rp. 40.000 untuk wisatawan lokal. Agar bisa sampai di Candi Sewu kalian dari Candi Prambanan bisa berjalan kaki ke arah utara, atau bisa sewa sepeda, kalo kalian datang bersamaan dengan jadwal kereta wisata, bisa juga naik ini. Selama perjalanan menuju Candi Sewu kalian akan melewati beberapa candi yang ada di komplek Candi Prambanan.

 

 

 

TAGS

Candi Sewu, Sendratari Ramayana, Paket Wisata Candi Sewu, Harga Tiket Masuk Candi Sewu, Paket Wisata Ramayana Ballet

Wisata Alam Gunung Api Purba Nglanggeran

Sumber: Google

 

Berkunjung ke kota Jogja adalah salah satu pilihan yang tepat untuk menghilangkan penat dari rutinitas yang menguras banyak tenaga juga pikiran. Seperti halnya kendaraan bermotor yang membutuhkan perawatan servis berkala tentu tubuh membutuhkan hiburan untuk menyegarkan pikiran. Beberapa orang memilih aktivitas belanja atau berkunjung ke mall sebagai bentuk menghibur diri namun beberapa lainnya lebih tertarik untuk berkunjung ke tempat wisata yang menyuguhkan keindahan alam.

Jogja mempunyai banyak pilihan tempat wisata alam. Selain gugusan pantai yang indah seperti Pantai Parangtritis, Pantai Indrayanti, Pantai Siung dan masih banyak lagi pantai-pantai indah lainnya masih ada tempat wisata alam yang harus kamu kunjungi. Mungkin masih kalah populer dibandingkan pantai-pantai di atas tadi tetapi tempat yang satu ini punya banyak penawaran menarik untuk kamu yang suka outdoor travelling. Lokasinya yang hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 40 menit saja dari pusat keramaian Jogja sangat mudah untuk menemukan akses menuju tempat ini.

Namanya adalah Gunung Api Purba Nglanggeran. Objek wisata alam yang satu ini sangat patut untuk kamu kunjungi karena mempunyai keindahan alam yang tak perlu diragukan lagi. Terdiri dari beberapa bukit yang oleh masyarakat setempat kemudian disebut gunung bisa kamu nikmati di sini. Memang diperkirakan jutaan tahun yang lalu Gunung Api Purba Nglanggeran adalah gunung api yang aktif namun sekarang sudah tidak menunjukkan aktivitas vulkanis lagi layaknya gunung api aktif lainnya. Apa saja daya tarik wisata alam di tempat ini?

 

Sumber: Google

 

1. Treking Gunung Api Purba Nglanggeran
Gunung Api Purba Nglanggeran bisa kamu jadikan tempat untuk menikmati matahari terbit di pagi hari sekaligus matahari tenggelam yang tidak akan membuatmu menyesal berkunjung di tempat ini. Untuk mendapatkan spot yang tepat untuk menikmati matahari terbit ataupun tenggelam kamu hanya perlu melakukan trekking selama 30 menit saja. Jika kamu sudah berada pada posisi ketinggian yang pas atau berada di puncak gunung ini kamu akan bisa menikmati pemandangan kota Jogja dalam yang amat luas dan indah.

 

Sumber: Google

 

2. Menikmati Sunset dari Embung Nglanggeran
Kamu tidak suka trekking? Tenang di tempat ini masih ada Embung Nglanggeran yang tak kalah indahnya. Embung Nglanggeran juga menjadi spot yang menarik untuk dikunjungi. Selain kamu hanya perlu berjalan sejauh 200meter saja dari tempat parkir di Embung Nglanggeran kamu juga masih bisa menikmati indahnya danau buatan dibalik gagahnya Gunung Api Purba Nglanggeran.

 

Sumber: Google

 

3. Menikmati Segarnya Bermain Air di Air Terjun Kedung Kandang
Air terjun kedung kandang, satu air terjun unik yang tersembunyi di gunungkidul. Air terjun ini mempunyai tingkatan sebanyak 6 tingkat. Berada di persawahan penduduk menjadikan pemandangan air terjun kedung kandang sangat alami, sejuk dan tentunya terlihat hijau. Batuan-batuan vulkanik yang terbentuk akibat aktivitas gunung berapi dahulu kala membentuk pola air terjun ini menjadi berundak-undak dan mempunyai kubangan cukup luas di setiap tingkatannya. Di kubangan ini kamu bisa bermain air layaknya sedang berada di kolam pribadi.

 

Selain menawarkan keindahan alam di tempat ini kamu juga akan menemukan perkampungan yang sangat unik loh. Namanya adalah Kampung Pitu yang dalam bahasa Indonesia berarti kampong tujuh. Dinamakan Kampung Pitu karena di kampong ini hanya dihuni oleh 7 KK saja. Konon dahulu kala seorang abdi dalem kraton menemukan pohon Kinah Gading Wulung yang langka dan keris pusaka di Gunung Api Purba Nglanggeran ini yang konon dipercaya sakti. Setelah penemuan itu kemudian dikisahkan banyak orang sakti yang ingin tinggal di Gunung Api Purba Nglanggeran tersebut namun dari sekian banyak orang itu hanya menyisakan tujuh orang saja dan kemudian dipercaya menjadi orang-orang pilihan untuk menjaga tempat itu.

Jadi bagaimana? Berkunjung ke tempat ini dijamin tidak akan membuatmu menyesal. Keramahan warga local siap menyambut dan melayani kamu sekeluarga untuk menikmati setiap keindahan Gunung Api Purba Nglanggeran.

 

 

TAGS

Wisata Alamdi Jogja, Paket Wisata Gunung Nglanggeran, Pantai Indrayanti, Pantai Parangtritis, Air Terjun Kedung Kandang, Embung Nglanggeran, Kampung Pitu, Treking Gunung Api Purba Nglanggeran, Sunset Embung Nglanggeran

Bakmi Mbah Gito, Tempat Makan Unik di Jogja

Sumber: Google.

Jogja selain dikenal sebagai kota pelajar juga dikenal sebagai tempat wisata dengan paket lengkap. Wisata alam? Ada deretan pantai indah yang siap memanjakan mata. Wisata budaya dan sejarah? Ada Kraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Monumen Jogja Kembali, hingga Tugu Jogja. Wisata kuliner? Jelas tak perlu ditanyakan lagi kota ini punya segudang jenis makanan unik yang tak bisa kamu temui di tempat lain. Lantas, tempat makan unik apa yang harus kamu kunjungi di Jogja? Banyak orang mengatakan kalau soal rasa beragam makanan Jogja cenderung menonjol rasa manis. Tidak mutlak salah, karena memang hampir kebanyakan olahan Gudeg yang menjadi oleh-oleh khas Jogja mempunyai rasa manis yang dominan. Selain Gudeg ada juga penganan khas Jogja yang manis yaitu Bakpia Pathok.

 

Namun selain dua makanan di atas masih banyak lagi makanan-makanan unik yang harus kamu coba terlebih lagi jika kamu suka wisata kuliner. Mulai dari Angkringan, Kopi Jos, Sate Klathak, hingga Bakmi Jawa. Di Jogja kamu akan banyak menemui penjual bakmi jawa. Mulai dari yang menjajakannya dengan cara keliling menggunakan gerobak hingga yang sudah punya nama besar. Dari sekian banyak penjual bakmi jawa ada satu warung bakmi yang sangat legendaris dan hampir pasti didatangi para pecinta kuliner. Namanya Bakmi Jawa Mbah Gito. Apa yang membedakannya dari bakmi jawa pada umumnya?

 

Bakmi Jawa Mbah Gito

Sumber: Google.

Sekilas namanya biasa saja. Namun tempat ini sangat berbeda dari segi pengolahan mie sebagai bahan dasar hingga bangunannya yang sangat unik. Warung Bakmi Jawa Mbah Gito ini menyuguhkan olahan mie yang sangat khas. Bumbu yang lengkap, hanya menggunakan daging ayam kampung, dan menggunakan telur bebek sebagai pelengkap sajian bakmi ala Mbah Gito inilah yang menjadi pembeda dari bakmi jawa lainnya. Berkat kekayaan bumbu yang digunakan inilah kemudian menghasilkan rasa gurih yang kuat dan khas. Selain bakmi godhog dan bakmi goreng tempat ini juga punya menu andalan lain. Namanya magelangan yang sekilas menyerupai nasi goreng namun ada mie yang ditambahkan sebagai kombinasi olahan makanan ini.

Sumber: Google

Bangunan tempat ini juga tak kalah menarik dari lezatnya hidangan bakmi godhog dan bakmi gorengnya. Dari kejauhan terlihat seperti bangunan gubuk reyot namun jika kamu sudah masuk ke dalamnya suasana jadul dengan kebersihan tempat di dalamnya dijamin akan membuatmu nyaman. Hampir seluruh material bangunannya berbahan kayu lengkap dengan adanya pohon di tengah-tengahnya. Adanya cangkul, palu, arit, alat bajak sawah, dan tembang jawa yang biasa diputar membuat pengunjung akan merasakan sensasi wisata kuliner yang sangat beda. Bukan tanpa alasan Sugito atau Mbah Gito sang pemilik menaruh hiasan yang tak biasa itu karena menurutnya perkakas tani itu sengaja ia hadirkan untuk mengingat kerja keras orang tuanya dulu yang berprofesi sebagi petani. Bahkan konon dulu sebelum dijadikan tempat makan bangunan ini adalah kandang sapi.

Sumber: Google

Hal unik lainnya yang ada di tempat ini adalah para juru masak dan pelayannya yang menggunakan pakaian surjan lengkap dengan ikat kepala yang mencerminkan kehidupan masyarakat jaman dulu. Surjan adalah baju tradisional jawa yang biasa dikenakan oleh petani dan masyarakat pada umumnya di jaman dulu. Karena banyaknya pelanggan Bakmi Jawa Mbah Gito ini tak jarang pengunjung harus menunggu sedikit lebih lama jika tempat di dalam masih penuh. Jika sudah ada tempat kosong kemudian pengunjung akan dihampiri oleh pelayan dan diantarkan menuju tempat yang sudah kosong.

Beralamat di Jalan Nyi Ageng Nis, Depokan Lor, Peleman, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta tak sulit untuk menemukan warung Bakmi Jawa Mbah Gito ini. Selain itu harga untuk satu porsi bakmi godhog dan bakmi goreng mbah gito hanya dibanderol Rp 20.000,-saja. Masih sangat ramah di kantong bukan? Apalagi dengan tempat makan yang sangat unik dan nyaman seperti ini.
TAGS

Tempat Makan Unik di Jogja, Wisata Kuliner di Jogja, Bakmi Jawa Mbah Gito, Jajanan Khas Jogja, Gudeg Jogja, Bakpia Pathok, Tugu Jogja, Monumen Jogja Kembali, Kraton Jogja, Pantai Jogja, Angkringan, Kopi Jos