Category Archive candi

Keseruan Nonton Sendratari Ramayana

Selain kota pelajar, Yogyakarta juga merupakan kota budaya. Adat istiadat yang adi luhung masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Jogja. Budaya negeri sendiri yang mulai luntur oleh perkembangan jaman membuat para generasi enggan mempelajarinya. Karena budaya barat yang mulai menggerogoti pemikiran anak muda dijaman yang sekarang ini. Tugas kita menjadi penerus adalah ikut melestarikannya apa yang kita miliki dari para pendahulu, salah satunya adalah budaya. Warisan yang ditinggalkan oleh nenek moyang bangsa ini memanglah sangat beragam, salah satunya adalah tarian.

Sendratari Ramayana

Sendratari Ramayana (pict : anandaputri)

Bila anda berkunjung atau berlibur ke Kota Jogja tak seru rasanya bila tak menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana atau biasa disebut dengan Ramayana Ballet. Kita dapat menikmati pertunjukan ini di Komplek Candi Prambanan, Jl. Raya Yogya-Solo Km 16 Prambanan Yogyakarta. Berbeda dengan pertunjukan pada umumnya, pertunjukan Ramayana Ballet mampu menyatukan ragam kesenian Jawa berupa tari, musik dan drama dalam satu momentum untuk mengisahkan kisah Ramayana, seperti apa yang ada direlief Candi Siwa yang ada di kompleks Candi Prambanan.

Sendratari ini mengisahkan tentang sepenggal cerita tentang kehidupan Rama, jalan cerita yang panjang dan menegangkan membuat setiap penikmat seolah-olah terbawa oleh suasana. Cerita yang dibagi kedalam empat lakon atau babak diantaranya adalah penculikan Dewi Shinta, misi Anoman ke Alengka, kematian Kumbakarna dan Rahwana, dan pertemuan kembali Rama-Shinta.

Sendratari Ramayana

Sendratari Ramayana (pict : doyan_mlaku)

Banyak travel ke Yogyakarta hanya untuk menikmati pertunjukan yang diperankan oleh ratusan penari yang rupawan yang diiringi musik gamelan dan melalui rangkaian gerakan tari yang tidak ada dialog yang terucap dari penari. Hanyalah suara sinden yang menggambarkan jalan cerita melalui tembang bahasa jawa yang dilantunkannya dengan suara khas. Jangan khawatir bagi anda yang tidak bisa berbahasa Jawa ,karena akan ada narasi dalam bahasa Indonesian dan Inggris.

Sendratari Ramayana

Sendratari Ramayana (pict : vinanditaa)

ramayana ballet

ramayana ballet

Dendangan musik gamelan akan menyambut kita Darma Jaya Tour & Travel setibanya di venue pegelaran Sendratari Ramayana. Tarian yang disajikan merupakan tarian Jawa yang lemah gemulai hingga gerakan pethakila yang menggambarkan karakter setiap penari. Seperti contoh adegan bagaimana Rama mempersunting Dewi Shinta, Hanoman Obong, serta peperangan yang harus dilakoni untuk mempertahankan kehormatan diri.

Selama kurang lebih dua jam kita tour travel Yogyakarta menyaksikan pertunjukan yang luar biasa dan dijamin tidak akan membuat anda kecewa dan bosan. Selain tarian yang akan anda jumpai, anda akan disuguhkan dengan akrobat yang menegangkan dan permainan api. Akrobat ini bermula ketika Hanoman yang tertangkan semula akan dibakar hidup-hidup karena akan mencuri dewi sinta, namun kecerdikan Hanoman Kerajaan  Alengka lah yang terbakar. saksikan keseruanya di video berikut oleh frista Yunida (Ramayana Ballet Prambanan)

Serta keseruan yang lainya oleh Build Something (Ramayana Ballet at Prambanan 28 August 2015 Full HD)

Menikmati pertunjukan Ramayana Ballet dibawah taburan bintang serta view Candi Prambanan yang disorot lamu terlihat gagah dan anggun. Dari cerita ramayan banyak pesan moral yang akan  menjadi pelajaran untuk kita diantaranya kepercayaan, keteguhan hati, patriotisme, sifat kesatria, pengorbanan, kesetiaan, perang, trik dan tipu muslihat, cinta dan romantisme. Kami paket wisata Jogja menyediakan paket Ramayana Ballet juga beserta dinner.

Di Jogja ada dua tempat pementasan Ramayana Ballet diantaranya di Komplek Candi Prambanan yang merupakan tempat cerita Ramayana yang asli terpahat relief candinya. Berikutnya di Purawisata Yogyakarta yang beralamtkan di Jl.Brigjen Katamso, tepatnya di timur Kraton Yogyakarta. tempat ini pernah memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) pada tahun 2002, karena selama 25 tahun tak pernah absen mementaskan sendratari disetiap harinya.

Fasilitas dari Sendratari Ramayana

Lokasi ini delengkapi dengan beberapa fasilitas yang mumpuni karena sudah bersetandarkan Internasional yang diantaranya : kedai makan dan minim, toko souvenir, mushola, toilet umum, dan areal parkir yang luas.

Harga tiket masuk Sendratari Ramayana

Panggung Terbuka (Mei Oktober)

Kelas VIP       = Rp. 375.000,-/ orang (soft drink & souvenir)

Kelas Khusus  = Rp. 275.000,-/ orang (soft drink)

Kelas 1            = Rp. 200.000,-/ orang

Kelas 2            = Rp. 125.000,-/ orang

Panggung Tertutup (November – April)

Kelas Khusus  = Rp. 275.000,-/ orang (soft drink)

Kelas 1            = Rp. 200.000,-/ orang

Kelas 2            = Rp. 125.000,-/ orang

*Update HTM 2014

Rute Menju Sendratari Ramayana

Berlokasi di Komplek Candi Prambanan, Jl. Raya Yogya-Solo Km 16 Prambanan Yogyakarta.

Untuk lebih detailnya di google map berikut

Candi Pawon, Upa Angga dari Candi Borobudur

Malanjutkan perjalanan Darma Jaya Tour & Travel di kabupaten Magelang, kali ini kami paket wisata jogja akan perkenalkan anda para traveler tentang keunikan candi Pawon. Candi yang berarsitekturkan Hindu Jawa kuno dan India, yang masih kental kaitanya dengan Candi Mendut dan Candi Borobudur. Menurut para arkeolog, Candi Pawon merupakan titik tengah dari tiga candi Budha di Magelang. Berjarak 1.150 m dari Candi Mendut dan 1.750 meter dari Candi Borobudur. Ada unsur kemiripan motif pahatan atau relief antara Candi Pawon dan dua candi Budha yang lainnya. Menurut penelitian lebih lanjut, Candi Pawon adalah relief permulaan dari Candi Borobudur. Sehingga para ahli mengatakan bahwa candi Pawon adalah Upa Angga atau bagian lain dari Candi Borobudur.

Candi Pawon

Candi Pawon

Candi Pawon

Berada dalam satu garis (Candi Borobudur – Candi Pawon – Candi Mendut)

“Candi Bajranalan” adalah sebutan lain dari Candi Pawon yang merupakan salah satu peninggalan agama Budha. Bila hari Raya Waisyak tiba, Candi Pawon tak kalah ramai  dan turut digunakan upacara adat dari pada candi Budha yang lainya di kabupaten Magelang. Dari hal berikut dapat dikatakan bahwa Candi Pawon memiliki peran penting bagi umat Budha.

Candi Pawon

Candi Pawon

Letak dari Candi Pawon yang cukup tersembunyi, dikelilingi rumah penduduk. Tak membuat para wisatawan enggan berkunjung kemari. Candi ini berlokasinya di desa Brojonalan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi yang di bangun pada masa kejayaan dinasti Syailendra ini dibangun pada abad yang sama dengan 2 candi Budha yang lainya. Hal tersebut diperkuat dengan adanya Prasasti Kayumwungan atau Prasasti Karangtengah pada tanggal 26 Mei 824 Masehi. Pada tahun 1903 hingga 1904 pernah dilakukannya pemugaran.

Candi Pawon

Candi Pawon (relief kinara-kinari)

Sejrah penamaan Candi Pawon bias dilihat dari namanya, Nama “Pawon” memang belum diketahui asal mulanya, namun menurut masyarakat jawa kata pawon mempunyai arti “dapur”. Kata itu mempunyai turunan dari kata “pawuan” yang diambil dari kata “awu” yang mempunyai arti “abu”. Terkai hal ini para ahli berpendapat bahwa Candi Pawon merupakan tempat suci untuk menyimpan abu jenasah Raja. Meeka perkirakan Abu yang disimpan adalah abu jenasah Raja Indra yang berkuasa dari tahun (782-812 Masehi). Maka dari itu candi Pawon berbeda dari candi yang lainnya yang selalu tertutup rapat karna mempunyai lubang angin pada biliknya.

Sedangkan menurut sember yang lain, dari nama lain Candi Pawon adalah “Candi Bajranalan” yang berasal dari Bahasa Sanskerta yaitu, ‘vajra’ yang berarti halilintar dan kata ‘anala’ yang artinya api. Menurut cerita Candi Pawon disebut-sebut sebagai tempat penyimpanan senjata. Senjata tersebut dikenal dengan nama vajranala, yaitu senjata Raja Indra dalam mitologi India yang konon bentuknya serupa halilintar.

Candi Pawon terbilang memiliki fitur teras dan tangga yang terbilang lebar. Pada bagian dinding luar hiasan stupa yang berrelief berupa pohon hayati (kalpataru) yang diapit dengan pundi-pundi dan kinara-kinari. Kinari adalah sepasang makhluk yang berbadan burung dan berkepala manusia. Pada candi Pawon terdapat empat sisi, sisi utara dan selatan terdapat sebuah ceruk yang berisi relief patung Dewa Kekayaan yang disebut sebagai Kuwera. Pada atap candi terdapat sebuah Stupa atau Dagoba besar yang dikelilingi oleh 4 dagoba atau stupa yang kecil di keempat sisinya. Untuk lebih detail mengenai candi Pawon, saksikan video berikut oleh Indonesia travelling (Wisata Candi Pawon)

Video berikut oleh ManYun66 (Candi Pawon)

Setelah kami puas berwisata dan belajar mengenai Candi Pawon, kami pen memutuskan untuk pulang. Dengan nafas lega dan penasaran tak menghantui lagi, kami pun langsung tancap gas menuju ke Kota Gudeg. Bila anda bingung atau belum menemukan Travel Agen untuk berlibur ke Candi Pawon, Darma Jaya Tour & Travel adalah solusi yang tepat bagi anda. Karena juga menyediakan paket wisata Candi Pawon dan lainya. Salam wisata sahabat traveler.

Harga tiket masuk Candi Pawon

Setiap orang hanya dikenakan biaya masuk sebesar (Rp. 1.800,- dan Rp. 3.300,- WNA)

Fasilitas wisata Candi Pawon

  1. Parkir Kendaraan
  2. Toilet
  3. Warung Makan yang dikelola warga setempat

Rute lokasi Candi Pawon

Berlokasi di Desa Brojonalan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Untuk lebih detailnya silahkan baca rute perjalanannya melalui Google Maps berikut :

Candi Mendut Wenuwana Raja Indra

Menurut ahli arkeologi berkebangsaan Belanda J.G Casparis mendefenisikan bangun suci yang didirikan oleh Raja Indra dari dinasti Syailendra pada 26 Mei 824 Masehi adalah Candi Mendut. Kesimpulan ini diambil dari sebuah penemuan prasati Kayumwungan yang ditemukan di Karangtengah. Isi dari penemuan prasasti itu adalah bahwa Raja Indra telah membangun bangunan suci wenuwana yang artinya hutan bambu.

Candi Mendut

Candi Mendut (pict by : lightmyroom)

Candi Mendut terletak di dusun Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa tengah. Bila perjalanan dimulai dari pusat kota Jogja, sekitar 38 km ke arah barat laut. Berjarak 3 km dengan Candi Borobudur, yang mana Candi Mendut juga merupakan candi yang bercorak Budha, ke dua candi tersebut merupakan termasuk dalam paket wisata jogja.

Meskipun sama-sama bercorak Budha, Candi Mendhut berbeda dengan Candi Borobudur salah satu perbedaannya terdapat pada pintu masuk candi yang mengadap ke barat, sedangkan Candi Borobudur menghadap ke timur. Candi yang berbentuk persegi empat dengan atap bertingkat yang dihiasi stupa-stupa kecil.

Candi Mendut

Candi Mendut

Betapa senangnya kami Darma Jaya Tour & Travel bisa berkunjung ke candi ini, lelah kami terbayarkan setelah kami menjumpai beberapa relief yang menceritakan jataka yang berkisah tentang burung, kera, kura-kuran, burung manyar, brahmana dan kepiting yang memberikan kami pesan moral bagi pembacanya. Tak sampai disitu, di badan candi kami juga menjumpai 8 relief Bodhisattva dengan ukuran yang lebih besar dari Candi Borobudur. Relung Candi Mendut menjadi singgasana untuk arca Buddha berukuran besar.

Candi Mendut

Candi Mendut (Arca Dyani Buddha Cakyamuni)

Di Candi Mendhut terdapat 3 arca setinggi 3 meter yang berada dibilik Candi Mendut. Ke tiga arca-arca tersebut bernama arca Dyani Buddha Cakyamuni atau Vairocana, arca Avalokitesvara dan arca Bodhisatva Vajrapani.Di depan arca Budha terdapat rangkain bunga yang harum, hiolo, dan hio. Arca yang berada ditengah terlihat anggun dan gagah yang terbuat dari batuan utuh dengan skill pahatan kecermataan tinggi, arca yang sedang duduk dengan kaki menyiku ke bawah dan sikap tangan memeutar roda dharma itu bernama Arca Dyani Buddha Cakyamuni. Saksikan video berikut oleh Walid HADDAD (Candi Mendut – City of Jogjakarta – Central Java – Indonesia)

Setelah Darma Jaya puas berkeliling, kemudian memutuskan untuk kembali meninggalkan pintu gerbang candi Mendut dengan melewati kios yang berderet menjajakan beraneka souvenir, ditengah langkah kami menuju parkiran, jalan yang dihiasi dengan sejumlah stupa dan bunga teratai di kolam, kami menjumpai Buddist Monastery yang merupakan tempat hening yang terbuka untuk umum. Selain itu disini juga diadakanya ritual chanting yang merupakan meditasi dengan ciri mendengarkan alunan musik dan nyanyian di setiap pukul 19.30 Wib, yang terbuka untuk umum dan tidak harus beragama Budha.

untuk lebih jelasnya anda dapat melihat bagaimana profil candi mendut ini melalui video berikut ini :

Harga Tiket candi mendut

Setiap orang hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 3.000,-

Fasilitas candi mendut

  1. Parkir Kendaraan
  2. Warung Makan
  3. Toilet

Rute perjalanan menuju candi mendut

Dari Yogya silakan menuju ke jalan magelang, kemudian setelah sampai di pertigaan jalan ke borobudur belok kiri, kemudian setelah sekitar 2 km anda akan sampai di depan candi mendut. Candi ini berada persis dipinggir jalan sehingga anda bisa melihatnya dari atas kendaraan. Candi Mendut terletak di Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

untuk lebih detailnya anda dapat melihatnya secara langsung melalui google map berikut ini :

Mengintip Relief Candi Sewu

Petualangan kita kali ini masih berlanjut mengenai candi yang ada di Yogyakarta. Candi yang kali ini kita paket wisata jogja kunjungi adalah Candi Sewu. Yang merupakan candi Budha terbesar ke-2 di Jawa Tengah setelah Candi Borobudur. Candi yang berlokasi di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah ini berada tepat di samping Candi Prambanan (candi Hindu terbesar agama Hindu). Hal ini membuktikan bahwa keharmonisan dan keselarasan antara umat Hindu dan Budha di kala itu.

Candi Sewu

Candi Sewu

Penamaan “Sewu” pada candi ini, dalam bahasa jawa yang berarti seribu. Atau bisa diartikan dengan candi yang gugusan candinya berjumlah cukup besar. Sehingga masyarakat sekita menamainya dengan “Candi Sewu”, Secara keseluruhan candi ini berjumlah 249 yang terdiri dari : 1 candi utama, 8 candi pengapit (candi antara), dan 240 candi perwara.

Candi Sewu

Candi Sewu (pict by sddesmayanti)

Candi Sewu diperkirakan dibangun pada abad ke-8 pada masa Rakai Panangkaran (746-784 Masehi) dan di masa dinasti Sanjaya yaitu Rakai Pikatan yang beragama Hindu dilakukanya pemugaran dan di perbesar. Nama sebenarnya dari candi ini bila dirunut dari bukti sejarah yang ditemukan pada tahun 1960 tentang adanya penyempurnaan bangunan suci bernama “Prasada Vajrasana Manjus’rigrha”. Berdasarkan prasasti (bukti sejarah) tersebut, nama asli dari Candi Sewu adalah Manjus’rigrha yang berarti rumah Manjusri, yaitu salah satu Boddhisatawa dalam agama Buddha.

Candi Sewu

Candi Sewu (pict by :selinage97)

Mengenai Candi Sewu terdiri dari 4 pintu masuk disemua penjuru arah mata angin dengan dijaga dua patung Dwarapala yang saling berhadapan memegang gada. Dari pelataran dalam terdapat 4 pintu masuk pula yang dijaga oleh sepasang Arca Dwarapala, serupa dengan apa yang ada di gerbang luar.

Candi Sewu

Sunset Candi Sewu

Candi Utama

Candi induk atau candi utama terdapat dipelataran seluas 40 m2., yang dikelilingi pagar setinggi 0,85 meter. Tinggi bangunan yang mencapai 30 meter dengan 9 atap yang masing-masing puncaknya memiliki stupa. Candi utama terbuat dari batu andesit yang memiliki pintu utama disebelah timur.

Candi Perwara

Di halaman luar terdapat candi perwara dan apit. Candi perwara adalah candi-candi yang ukuranya sangat kecil, dan difungsikan sebagai penjaga candi utama. Lokasi dari candi perwara berada dalam susunan yang teratur dalam 4 kelompok dengan total keseluruhan 240 buah. Berjumlah 4 deret dimasing-masing kelompok yang semuanya menghadap ke arah luar. Deret ke empat terdiri dari 88 buah daret candi perwara, kemudian deret ke tiga ada 80 buah, deret ke dua ada 44 buah, dan deret paling dalam ada 28 candi perwara.

Candi Apit

Candi Apit adalah candi yang ukuranya lebih kecil dari candi utama dan lebih besar dari candi perwara. Candi apit di Candi Sewu berjumlahkan 8 buah. Terdapat di keemapta arah mata angina yang setiap arah mata angina terdapat satu pasang (2 buah candi). Letaknya di bagian pelataran yang mengelilingi candi utama.

Rute perjalanan menuju Candi Sewu

  1. Bila anda melewati jalan Jogja-Solo sebelum melewati perbatasan Jogja-Klaten dari arah Jogja
  2. Belok ke kiri (utara) setelah lampu lalu lintas (traffic light)
  3. Ikuti jalan aspal ke utara, kira-kira 500 meter. Gunakan pagar Candi Prambanan sebagai patokan.
  4. Belok ke kiri setelah perempatan pertama.
  5. sampaila anda dilokasi, karena letak Candi Sewu berhimpit dengan Candi Prambanan. (Utara Candi Prambanan)

untuk lebih jelasnya lagi yuk kita intip google map berikut ini :

Fasilitas Umum

  1. Mushola
  2. Kamar Mandi di bagian dalam kompleks
  3. Warung makan di dalam kompleks
  4. Tempat Parkir yang luas

Ingin melihat secara detail mengenai candi sewu ini, yuk kita simak video amatir yang diambil secara langsung dari lokasi beberapa waktu lalu.

Bila anda ingin berkunjung ke Candi Sewu bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun Umum, dan bila mana anda bingung dengan destinasi wisata Jogja kami adalah solusinya, silahkan kunjungi web resmi kami di www.pakettourjogja.com dan dapatkan harga yang fantastis. Salam Wisata.. 😀

Candi Tara (Kalasan), Candi Budha Tertua

Sebuah sejarah merupakan suatu pembelajaran penting dari para pendahulu untuk generasi penerus. Bangsa Indonesia terutama, karena begitu banyak bukti sejarah yang ada di bangsa ini. Salah satunya adalah “Candi”, yang merupakan bukti dari kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu dan Budha yang berjaya pada masanya. Meskipun zaman sekarang dan keyakinan kita sudah berbeda-beda kita wajib menjaga dan melestarikan peninggalan-peninggalan bersejarah para pendahulu. Peninggalan bersejarah adalah aset negara yang sangat berharga.

Candi Kalasan

Candi Kalasan

Indonesia merupakan negara dengan terdiri dari berbagai suku, budaya dan agama yang berbeda-beda namun tetap satu jua. Hal ini dapat kita lihat dari bukti peninggalan sejarah yang ada. Contohnya ada pada Candi Tara atau Kalasan menurut dari cerita yang ada, Candi Kalasan yang merupakan candi yang bercorak Budha tertua di Jogjakarta dan Jawa Tengah didirikan pada masa Raja Rakai Panangkaran dari dinasti Syailendra yang menganut agama Hindu. Candi Tara ini dibangun Rakai Panangkaran atas usulan dan bujukan guru dari gurunya, untuk penyembahan Dewi Tara bagi para penganut agama Budha. Yang selanjutnya digunakan sebagai penghargaan atas perkawinan antara Raja Pancapana dari Dinasti Sanjaya dan permaisuri dari Dinasti Sailendra, Dyah Pramudya Wardhani ini terdapat ornamen/ukiran yang dipahat dengan halus dan dilapisi dengan “vajralepa”, bahan kekuning-kuningan terbuat dari getah pohon tertentu. Candi ini meberikan pembelajaran bagi kita semua tentang kerukunan umat beragama pada masa itu.

Candi Kalasan

Candi Kalasan (pict by :Cindra_krisna)

Candi Tara yang berlokasi berlokasi di daerah Kali Bening, Desa Tirtomantani, kecamatan Kalasan, kabupaten Sleman, DIY, 50 M disebelah selatan jalan Jogja-Solo. Karena berada di kecamatan Kalasan, candi ini lebih dikenal di masyarakat dengan sebutan Candi Kalasan. Secara keseluruhan Candi Kalasan dibagi menjadi 3 bagian, yaitu atap candi, tubuh candi dan kaki candi. Candi yang berketinggian 34 meter ini berbentuk bujur sangkar dengan setiap sisinya berukuran 45 meter.

Candi Kalasan

Candi Kalasan (pict by : klinz129)

Pada bagian atap candi, berbentuk persegi delapan dan dibagi menjadi dua tingkat, tingkat pertama terdapat sebuah arca yang melukiskan manusia Budha, dan tingkat kedua teradapat arca yang menggambarkan Yani Budha. Diperbatasan atap dan tubuh candi terdapat hiasan bunga makhluk kayangan yang bertubuh kecil bernama Gana. Sedangkan pada bagian puncak melambangkan kemuncak semeru yang berbentuk bujur sangkar yang dihiasi beberapa stupa.

Pada bagian tubuh Candi, pada permukaan luar tubuh candi mempunyai relung-relung yang menghiasi sosok dewa yang sedang memegang bunga teratai dengan kondisi berdiri. Dari sisi sebelah timur anda dapat memasuki bilik yang didalamnya berada singgasana berhiaskan motif singa yang sedang berdiri di punggung gajah.

Bagian kaki candi berbentuk lebar dan berbentuk bujur sangkar yang ditengahnya terdapat tangga berhias makara pada sisi ujungnya. Fondasi candi berbentuk Greek Cross.

Keunikan yang ada pada Candi Kalasan ini ada pada Indahnya hiasan dan pahatan yang halus. Selain itu ornamen dan relief pada dinding luarnya dilapisi sejenis semen kuno yang disebut Vajralepa. Vajralepa berfungsi sebagai pelindung lumut dan jamur, memperhalus ukiran menjadi bagus. Lebih detailnya saksikan video berikut oleh WisataRaya (Candi Kalasan – Tempat Wisata di Sleman, D.I. Yogyakarta)

Rute perjalanan

Akses yang anda lalui bila anda dari arah Klaten menuju Jogja (gapura Perbatasan). Ambil jalur di sebelah kiri Setelah Ayam Goreng Kalasan Resto ada belokan ke kiri. Jarak antara restoran dan belokan sekitar 500 meter. Belok kiri lalu masuk ke jalan sempit. Letak candi ada di sisi kanan (selatan).

Harga Tiket dan Fasilitas

Harga tiket masuk Rp.2000,- untuk dewasa Rp.1000,- anak-anak (update 1 Juni 2014). Fasilitas yang ada : Tempat parkir, Mushola, Toilet dan warung-warung kecil dirmah penduduk.

Paket wisata jogja menyediakan paketan ke Candi Kalasan dan yang lainya, atau pun tiket pesawat. Untuk lebih detailnya silahkan kunjungi pakettourjogja.com

Candi Barong, yang Dijaga Para Kala-Kala Barong

Melanjutkan petualangan kami paket wisata jogja di daerah Sleman bagian timur yang berlokasi di Dusun Candisari Sambirejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Kali ini akan mengunjungi sebuah candi ditenggara Keraton Ratu Boko, tepatnya di atas Bukit Batur Agung. Masyarakat sekitar biasa menyebut candi ini “Candi Barong”.

candi barong

candi barong

candi barong

candi barong

candi barong

candi barong

Dari kejauhan nampak dua buah pucuk candi yang saling berdampingan lamat-lamat dari balik-balik pepohonan jalan menyusuri Candi Barong. Ucapan selamat datang dari bangunan candi dengan di hiasi kala barong yang tersenyum disetiap sisi candi membuat candi ini unik dan menarik untuk dikunjungi.

Candi Barong

Candi Barong

Candi Barong yang terdiri dari tiga tingkat yang luas, merupakan tempat memuja Dewa Wisnu dan Dewi Sri oleh masyarakat Hindu yang kala itu bertani, untuk mengarapkan anugrah kesuburan tanah disekitar candi.

Candi Barong

Candi Barong (Arca kepala singa/barong)

Nama candi yang diperkirakan dibangun abad ke-9 dan 10 ini sebenarnya bernama Candi Surogedug. Karena hiasan kala (sosok raksasa menyeramkan) yang berbentuk barong (Singa) menghiasi setiap sisi dari bangunan candi, sehingga masyarakat lebih cenderung menyrbutnya Candi Barong. Menurut mitelogi Hindu kala-kala barong ini disebut-sebut sebagai makhluk penjaga kesucian bangunan.

Dari bangunan luas tiga tingkat ini, di tingkat pertama terdapat halaman rumput luas yang dijadikan masyarakat sekitar sebagai ladang gembala kambing. Tingkat Kedua terdapat pelataran luas, dan juga terlihat bekas pondasi yang diprediksi dulunya digunakan sebagai berdirinya beragam bangunan dari kayu yang digunakan untuk menampung banyak umat. Mungki Candi Barong dulunya adalah candi kerajaan.

Tingkat ketiga dimana berdirinya dua buah bangunan “candi kembar” yang tidak mempunyai bilik dan juga tidak ditemukannya yoni maupun lingga. Menurut cerita relung-relung arca di dinding kedua bangunan dahulunya berisi arca Dewi Sri dan Dewa Wisnu. Jadi Candi Barong hanya dibangun khusus untuk memuja Dewa Wisnu dan Dewi Sri untuk meminta anugrah diberikannya kesuburan tanah. Berbeda dengan candi Hindu pada umumnya yang berfungsi sebagai menyembah Dewa Siwa

Candi yang berpintu masuk disebelah barat, jika kita tiba di Candi Barong menjelang sore, kita akan bisa menikamati indahnya senja dari atas Bukit Batur Agung. Bila anda ingin berkunjung ke Candi Barong kami sarankan alangkah enaknya bila menggunakan kendaraan pribadi, seperti motor ataupun sepeda karena akses yang kurang nyaman, bila dilalui kendaraan beroda empat atau lebih karena jalan masih banyak tataan bebatuan.

Bagaimana keindahan daripada candi barong ini, yuk kita simak video yang sudah diupload oleh weekend list.

Rute Perjalanan menuju Candi barong

Rute yang tepat untuk segera sampai di Candi Barong bila melalui Jl. Raya Jogja-Solo sampai tiba di Prambanan. Tepat diselatan gapura perbatasan provinsi D.I.Yogyakarta-Jawa Tengah ada pertigaan jalan aspal yang melintasi rel kereta. Ikuti jalan aspal tersebut hingga melewati SMPN 2 Pereng dan tentunya jalannya nanjak, disekitar puncak tanjakan anda akan menemuai papan petunjuk arah ke Candi Barong, kemudian Ikutilah 😀

Candi Plaosan – Si Kembar di Kota Jogja

Paket wisata jogja – Bila kita berkunjung ke Candi Prambanan tak ada salahnya bila kita ingin mengunjungi candi-candi disekitarnya. Salah satunya adalah Candi Pelaosan yang merupakan candi kembar dengan dua corak budaya yang berbeda. Mengapa demikian ?

Candi Pelaosan

Candi Plaosan

Candi Plaosan yang berlokasi di Dusun Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Peninggalan pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Hindu yang membuatkan candi ini untuk permaisurinya, Pramudya Wardani. Candi Pelaosan dibagi menjadi dua, yaitu Candi Plaosan Lor dengan Candi Plaosan Kidul yang hanya berjarak 20 meter yang dibatasi dengan tembok pembatas yang mengelilingi masing-masing candi. Bila dilihat dari kejahan Candi Plaosan Lor dan Kidul hamper serupa, dari kemiripan itu sehingga banyak yang mengatakan candi kembar.

Candi Pelaosan

Candi Plaosan

Candi Plaosan dikatakan “Dua Corak” karena perpadauan dua bangunan antara corak Hindu dan Budha. candi dengan struktur dasar yang lebar menunjukan bangunan candi tersebut bercirikan peninggalan kebudayaan Budha, sedangkan candi dengan bangunan yang menjulang tinggi merupakan ciri dari candi peninggalan Hindu.

Candi Pelaosan

Candi Plaosan

Candi Pelaosan

Candi Plaosan

Di komplek Candi Plaosan Lor memiliki halaman tengah, dimana disitu terdapat pendopo yang berukuran 21,62 m x 19 m. Sebelah timur pendopo terdapat 3 buah altar, yaitu altar selatan, utara dan timur. Sedangkan Candi Plaosan Kidul juga mempunyai pendopo di tengah yang dikelilingi 8 candi kecil yang terbagi menjadi dua tingkat, disetiap tingkat terdiri dari 4 candi.

Sebenarnya kawasan Candi Plaosan memiliki daerah yang cukup luas, yaitu 460 meter dari utara ke selatan, serta 290 meter dari barat ketimur. Hal itu dilihat dari pagar yang mengelilinginya. Di sekeliling area candi, banyak sekali rerumputan hijau sehingga para pengunjung bisa menggunakanya untuk sekedar duduk-duduk santai atau pun berfoto bersama. Untuk lebih detailnya saksikan video berikut oleh Sad Agus (Plaosan Tample Indonesia). jika anda memiliki waktu lebih anda dapat mengunjungi beberapa lokasi wisata menarik lainny sekitar candi plaosan, beberapa lokasi menarik ini diantaranya adalah

  • candi prambanan
  • candi sewu
  • candi bubrah

Beberapa lokasi wisata tersebut dapat anda kunjungi dalam sekali waktu karena masih dalam satu jalur atau satu area wisata dengan candi plaosan, jadi tunggu apa lagi yuk mari diambil paket wisata jogja yang kami tawarkan ini dan nikmati sensasinya berlibur di kota jogja bersama kami Darma Jaya Tour.

Untuk dapat berkunjung, para wisatawan hanya diminta mengisi buku tamu dan membayar se-ikhlasnya. Sedangkan untuk parkir motor dikenakan (Rp. 1.000,-) dan mobil (Rp. 2.000,-). Saksikan video berikut oleh gawang wahyu (Candi Plaosan Klaten, Keindahan Candi Plaosan, Plaosan Temple, Tugas Promosi Budaya Indonesi)

Rute Perjalanan menuju Candi Plaosan

Untuk lebih cepat dan mudah mencapai lokasi kami sarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, Dengan mengikuti jalan Jogja-Solo kemudian setelah lampu merah ketiga (sebelah timur Kantor Pos) selanjutnya belok kiri menuju Manisrenggo Klaten. Kemudian ikuti jalan tersebut sampai perempatan (Kantor Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah) yang berada di sisi sebelah kiri/ barat jalan. Dan sampailah bila anda menghadap ke timur terpampang megah Candi Plaosan.

atau anda juga dapat melihat secara langsung melalui google map berikut ini.

Candi Sari Biara Para Pendeta

Untuk mengobati rasa penasaran yang selalu menghantui disetiap melewati jalan Jogja-Solo. Kami pun menyempatkan untuk mengikuti plang menuju suatu candi yg selalu menghantui pesaran kami. Apakah yang ada dari ujung plang yang terpamapang dipinggir jalan Jogja-Solo. Setelah jalan yang kami ikuti habis sampailah saya disuatu komplek Candi.

Candi Sari

Candi Sari

Dalam paket wisata jogja yang kami tawarkan berikut ini menyuguhkan bagaimana keindahan daripada candi sari yang terletak di kota jogja. Candi Sari adalah nama tempat ini, sekilas membuat kita bingung perbedaan dari Candi Sambisari dan Sari karena namanya yang hamper mirip. Sebelumnya kami kira Candi Sari sama dengan Candi Sambisari, tapi ternyata kami salah presepsi.

Candi Sari

Candi Sari

Tak jauh dari Candi Kalasan lokasi ini beralamatkan di Desa Bendan, Kelurahan Tirtamartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sesuai dengan nama desa tempatnya berada, Candi ini juga disebut Candi Bendan.

Pada pertama kali candi ini ditemukan dalam keadaan rusak, dan dilakukan pemugaran pertama kali pada tahun 1929 hingga 1930. Secara keseluruhan candi ini terlihat cantik seperti rumah dan bentuknya bertingkat seperti Candi Pelaosan. Namun bedanya Candi Sari memiliki beberapa jendela.

Dilihat dari bangunannya Candi Sari berlatar belakang agama Budha. Didalam Candi yang menghadap ke timur ini terdapat tiga buah ruangan. Pada dinding utara dan selatan bilik bawah, terdapat relung yang dihiasi dengan kalamakara. Pada sisi luar tubuh candi, terpahat arca-arca dewa Boddhisatva dan Tara. Arca-arca tersebut berjumlah 36 buah (8 di sisi timur, 8 di utara, 8 di selatan, dan 12 di barat). Pada umumnya arca ini digambarkan dengan sikap lemah gemulai (sikap Tribangga) dan memegang teratai merah dan biru. Dinding luar candi dilengkapi dengan bajralepa. Lebih detail mengenai Candi Sari saksikan video berikut oleh Arif Permana Putra (Candi Sari).

Pembuatan dari pada Candi Sari ini diperkiran sama dengan Candi Kalasan karena berdasarkan wihara dalam Prasasti Kalasa, yaitu abad ke-8 pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran. Dan candi ini dahulunya digunakan  sebagai (Asrama pendeta Buddha).

Rute perjalanan Candi Sari Jogjakarta

Tiket masuk Candi Sari bisa anda peroleh di sebuah pos penjagaan kecil di depan gerbang Candi Sari. Dengan hanya membayar Rp. 2000,- saja anda sudah bisa memasukinya. Lokasi ini hanya dapat dicapai dengan kendaraan pribadi, karena aksesnya angkutan umum tidak dapat menjangkaunya. Rute yang anda dapat lalui : Jl. Jogja-Solo – Masjid An-Nurumi Kalasan – belok kiri 100 m – Candi Sari.

atau anda dapat melihatnya secara detail dan jelas melalui google map berikut ini :

Bagaimana, apakah anda tertarik untuk mengunjungi candi sari jogja ini? jika iya yuk langsung saja reservasi paket wisata jogja candi sari dengan cara menghubungi kami di 087839162479.

Si Megah Candi Sambisari yang Tertutup Abu Vulkanik Ratusan Tahun

Peninggalan nenek moyang rakyat Indonesia sangatlah beragam, salah satunya berupa bangunan bersejarah yaitu candi. Pada umumnya bangunan candi yang di Indonesia bangunannya berada di atas bukit atau pun berada di ketinggian. Berbeda dengan candi pada umumnya, Candi Sambisari adalah bangunan yang berada pada kedalaman kurang lebih 6,5 meter dari permukaan tanah.

Candi Sambisari

Candi Sambisari

Candi yang terbilang unik ini dikelilingi taman yang cukup luas dan berumput laksana permadani hijau yang indah. Berhubung Candi Sambisari belum cukup popular dikalangan para wisatawan, tempat wisata sering digunakan untuk photoshoot bersama keluarga/ Sahabat maupun foto prewedding.

Candi Sambisari

Candi Sambisari (pict by fifinw)

Bila hari libur tiba, Candi Sambisari lebih sering dipilih sebagai destinasi keluarga dengan menggelar tikar direrumputan menikmati pemandangan dari atas dan membawa bekal piknik bersama keluarga atau pun sahabat. Karena hanya dengan membayar retribusi sebesar Rp. 3000,- kita dapat menikmati keindahan dan mempelajari sejarah Candi Sambisari. Asyik kan? Piknik nggak harus mahal guys.

Nama “Sambisari” sendiri diambil dimana candi itu berada, yaitu di Dusun Sambisari, Purwomartani, Kalasan ,Sleman. Pada mulanya candi ini berada didalam tanah (dibawah area persawahan) dan ditemukan oleh seorang petani yang sedang membajak sawahny dengan menggunakan bajak tradisonal (Luku) biasa masyarakat jawa menyebutnya. Bajak yang digunakan tiba-tiba patah karena mengenai sebuah batu, petani pun penasaran dan batu itu pun terus digali dan ternyata yang ia temuai adalah bangunan candi. Dari situlah pemerintah melakukan pemugaran setelah bertahun-tahun terkubur oleh material vulkanik Gunung Merapi.

Pada tahun 1966 pertama kali dilakukanya evakuasi pada Candi Sambisari. Ditahun 1975 hingga 1977 sudah mulai nampak satu bagunan candi induk dan tiga buah candi perwara (pengawal). Ketika ditemukan bangunan candi ini dalam keadaan runtuh, dan hanya bagian kaki-kaki saja yang masih utuh. Usailah pemugaran Candi Sambisari pada tahun 1986 kembali menampilkan sosoknya yang anggun dan megah, namun belum penataan taman dan lain sebagainya. Lebih detail mengenai sejarahnya saksikan video berikut oleh Purbakala Yogya ( Candi Sambisari (Sambisari Temple) : Belajar Dari Fenomena Alam dan Budaya Kita. Part 1)

Candi Sambisari terdiri dari 4 buah bangunan candi yaitu sebuah candi induk dan 3 candi perwara (candi pendamping). Sekilas Candi Sambisari menyerupai kastil batu dengan 4 pintu masuk dengan pagar batu 2 lapis. Berikut view Candi Sambisari dari udara oleh farid istijanto (video udara candi sambisar)

Rute perjalanan menuju Candi sambisari

Untuk dapat sampai ke Candi Sambisari sangatlah mudah, karena candi ini berdekatan dengan Candi Sari Kalasan dan Candi Prambanan. Yang beralamat di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, DIY. Jarak dari Kota Yogyakarta hanya sekitar 12 km arah timur, atau kira-kira 4 km sebelum Kompleks Candi Prambanan.

untuk lebih jelasnya yuk ikuti saja rute dari google map berikut ini :

Bila anda penasaran dan ingin mengunjunginya ataupun ada destinasi lain di Jogja, anda bisa menghubungi kami Darma Jaya Tours ,kami akan berikan destinasi menarik beberapa paket wisata jogja khusus untuk anda. Liburan tak harus mahal guys ? So, kapan kalian kejogja ??

Istana Ratu Boko Jogja

Paket wisata Jogja – jalan ke Istana ratu boko jogja bersama Darma Jaya Tour, bagi anda yang sedang mencari paket tour jogja atau paket wisata jogja anda dapat memperhatikan ulasan kami berikut ini. Mungkin bagi beberapa orang masih terdengar sedikit asing mengenai istana ratu boko yang berada di kota Jogja ini. Sebelum lebih jauh dan lebih dalam mari kita ulas apa dan bagaimana sejarah dari istana ratu boko, dan keindahan apa yang dapat kita nikmati di area ini.

Istana Ratu Boko Jogja

Istana Ratu Boko Jogja

Sejarah Istana Ratu Boko

Istana ratu boko ini merupakan bangunan megah yang dibangun pada masa pemerintahan dari Rakai Panangkaran, dimana rakai panangkaran ini merupakan salah satu keturunan dari wangsa syailendra. Dahulu istana ini memiliki nama Abhayagiri Vihara yang memiliki arti bukit dengan penuh kedamaian, khususnya bagi seseorang yang ingin melakukan ritual nyepi dan memfokuskan diri pada kehidupan spiritual.

Istana ratu boko terletak di ketinggian 196 meter diatas permukaan laut. Dengan luas kurang lebih 250.000 m2, istana ratu boko terbagi menjadi empat bagian yaitu bagian tengah, barat, tenggara dan timur. Pada bagian tengah kita dapat melihat bangunan yang berdiri tegak atau bisa dibilang sebagai gapura utama, dan beberapa bangunan lainnya seperti lapangan, candi pembakaran, kolam, batu berumpak serta paseban. Sedangkan jika kita berjalan ke bagian atau area tenggara kita akan melihat pendopo, beberapa balai, 3 candi utama, kolam dan pastinya kompleks keputren. Sedangkan pada bagian timur terdapat kompleks gua, stupa budha dan juga kolam. Sedangkan untuk bagian barat hanya terdiri dari perbukitan saja.

Apabila anda mulai memasuki pintu gerbang istana maka kita akan langsung menuju ke area tengah yang langsung disambut dengan dua buah gapura yang cukup tinggi. Pada bagian gapura pertama ini memiliki 3 pintu, sedangkan untuk gapura kedua memiliki 5 pintu. Dan jika anda mencermati maka di gapura pertama ini anda akan menemui tulisan “Panabrawa”. Tulisan ini menunjukkan kekuasaan daripada Rakai Panabwara atau keturunan dari Rakai Panangkaran yang mengambil alih istana diwaktu itu.

Sekitar 45 meter dari gapura kedua anda akan menemui bangunan candi yang dibuat dari bahan dasar batu putih sehingga masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama candi batu putih. Tidak jauh dari lokasi ini anda akan menemukan Candi pembakaran dengan bentuk bujur sangkar dengan ukuran 26 meter x 26 meter dan memiliki 2 teras. Fungsi utama dari candi ini adalah untuk pembakaran jenasah. Selain kedua candi ini ada sebuah batu berumpak dan kolam, yang dapat anda temui tidak jauh dari lokasi candi sebelumnya.

Jika anda berjalan ke arah tenggara dari Candi Pembakaran maka anda akan menemui sebuah sumur dengan penuh misteri, konon katanya sumur ini diberi nama “Amerta Mantana” yang berarti air suci yang sudah diberikan mantra atau doa. Sehingga diwaktu itu sumur ini dipercaya oleh masyarakat sekitar dapat membawa keberuntungan dan kebahagiaan. Sedangkan masyarakat khususnya masyarakat Hindu menggunakan sumur ini untuk upacara Tawur agung sehari sebelum Nyepi. Tujuan daripada penggunaan air dari Sumur ini untuk memurnikan diri kembali serta mengembalikan bumi dan isinya pada harmoni awal. Jika anda berminat mengunjungi lokasi wisata ini pakettourjogja.com menyarankan untuk datang sehari sebelum Nyepi, karena dihari itu proses upacara Tawur agung sedang dimulai.

Berjalan kearah timur istana, anda akan menjumpai dua buah goa, kolam yang cukup besar dengan ukuran 20m x 50 m dan stupa Budha yang nampak tenang. Gua tersebut terbentuk dari batuan sedimen yang disebut dengan Breksi Pumis. Di area ini goa bagian atas diberi nama goa lanang sedangkan untuk goa bagian bawah diberi nama goa wadon. Tepat didepan goa lanang terdapat sebuah kolam dan tiga stupa dan berdasarkan beberapa penelitian para ahli arkeolog diketahui bahwa stupa ini merupakan Aksobya, salah satu Pantheon Budha.

Walaupun didirikan oleh seorang Budha Istana ini tetap memiliki unsur – unsur agama Hindu, hal ini terlihat dengan jelas dari adanya Lingga dan Yoni, Arca Ganesha serta diperjelas dengan adanya lempengan emas yang bertuliskan “Om Rudra ya namah swaha” tulisan ini sebagai bentuk pemujaan terhadap Dewa Rudra yang merupakan nama lain daripada Dewa Siwa. Dengan adanya unsur-unsur agama Hindu membuktikan atau menunjukkan adanya toleransi umat beragama yang tercermin secara jelas dalam karya arsitekturalnya. Tidak dapat dipungkiri memang saat ini Rakai Panangkaran merupakan pengikut Budha namun tidak dapat dielakkan juga jika Rakai Panangkaran hidup berdampingan dengan para pengikut Hindu.

Pasti tidak banyak yang mengetahui jika istana ratu boko ini merupakan saksi bisu awal kejayaan di tanah Sumatera, karena Balaputradewa sempat melarikan diri ke istana ini sebelum akhirnya ke Sumatera ketika diserang oleh Takai Pikatan. Balaputradewa memberontak karena beliau dianggap sebagai orang nomor dua di pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno, hal ini diakibatkan pernikahan dari Rakai Pikatan dengan Pramudhawardani atau saudara balaputradewa, setelah ia kalah maka Balaputradewa melarikan diri ke Sumatera dan barulah drinya menjadi raja Sriwijaya.

Jika diperhatikan memang Istana ratu boko ini hanya terdiri dari bebetuan saja, akan tetapi dahulunya Istana ratu boko ini merupakan tempat tinggal bagi keluarga kerajaan. Telusurilah istana ini bersama kami pakettourjogja.com dalam paket wisata jogja maka dengan ini kita dapat menikmati beberapa pemandangan indah dari Istana Ratu boko salah satunya pemandangan senja atau sunset dari Istana ratu boko.

Ingin lebih memahami bagaimana sejarah dan keindahan daripada istana ratu boko ini? yuk mari kita simak filem dokumenter dari chanel Regi Alwanda, silahkan disaksikan bagaimana sejarah berdirinya candi ratu boko.

anda ingin berkunjung ke lokasi wisata ini? jangan khawatir karena anda bisa langsung menuju lokasi wisata menggunakan google map yang kami sertakan dibawah ini.

Jika anda masih penasaran dan ingin sekali jalan-jalan menuju lokasi wisata, maka segera hubungi kami Darma Jaya Tour untuk menentukan tujuan atau request paket wisata jogja custom menuju istana ratu boko.