Category Archive Museum

5 Hal Yang Hanya Bisa Kamu Temukan di Museum Angkut

Sumber: Jawa Timur Park Group.

 

Malang adalah salah satu kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Berada pada ketinggian 667 meter di atas permukaan laut menjadikan kota ini berhawa sejuk dengan rata-rata suhu udara berkisar 22 – 25 derajat celcius. Kota ini juga terkenal dengan berbagai wisata alamnya yang sangat mengagumkan dan wajib untuk dikunjungi ketika sedang berkunjung ke Malang. Mulai dari pesona Gunung Bromo, Air Terjun Coban Rondo, Air Terjun Coban Pelangi, Agrowisata Apel, dan masih banyak lagi. Malang menjadi surga bagi para pegiat wisata alam atau outdoor travelling dengan berbagai kearifan lokal yang dimilikinya.

Mungkin sudah biasa jika orang mengunjungi kota ini hanya untuk menikmati keindahan alamnya. Tapi adakah wisata alternatif lain di Malang selain wisata alam yang itu-itu saja?

Malang mempunyai objek wisata baru bernama Museum Angkut. Didirikan pada tahun 2014 tempat ini menawarkan wisata alternatif buat kamu yang kurang tertarik menjelajahi keindahan alam kota Malang.Jika kamu berkunjung ke museum ini kamu akan dimanjakan dengan koleksi kendaraan kuno yang sangat antik. Misalnya koleksi kendaraan mobil tempat ini yang sangat beragam. Mulai dari mobil keluaran Jepang, Eropa, hingga Amerika. Selain itu tempat ini juga menawarkan wisata edukatif dengan konsep yang modern dan tentunya patut untuk dikunjungi. Lantas apa sih yang membedakan tempat ini dengan museum yang lain selain koleksi mobil-mobil antik tadi?

1. Seperti sedang di Inggris

Sumber: Jawa Timur Park Group.

 

Di Museum Angkut terdapat Buckingham Palace. Dengan memperhatikan nilai artistik yang tinggi istana kebanggaan Inggris ini bisa kamu nikmati di sini. Tak perlu jauh-jauh ke Inggris kamu sudah bisa merasa seperti sedang di halaman istana Buckingham. Dengan detail arsitektur tersebut tempat ini menawarkan sensasi yang berbeda bagi kamu yang berfoto dengan latar belakang bangunan Istana Buckingham yang tampak mirip dengan bangunan aslinya. Selain itu taman di sekeliling bangunan juga berhias tanaman cantik yang turut memperkuat kesan seolah itu benar-benar Istana Buckingham Inggris.

2. Merasakan Suasana Retro Amerika

Sumber: Jawa Timur Park Group.

Apa yang kamu pikirkan pertama kali ketika mendengar istilah Gangster Town? Tenang di tempat ini kamu tidak akan berhadapan dengan seorang kriminal. Mobil-mobil kuno masih akan kamu temui disini. Pasti kamu akan takjub dengan mobil yang menjadi bagian dari Gangster Town karena mobil ini juga mirip dengan properti yang biasa digunakan pada film-film action Amerika. Selain kendaraan gaya bangunan yang bernuansa klasik akan membawa kita pada nuansa Amerika tempo dulu.

3. Melihat Properti Film Layar Lebar Hollywood

Sumber: Jawa Timur Park Group.

 

Kamu tidak perlu jauh-jauh ke Amerika untuk dapat merasakan suasana Hollywood. Cukup datang saja ke Museum Angkut maka kamu sudah bisa merasakan itu. Dengan berbagai hiasan yang ada di dalamnya kamu sudah bisa berpose dengan properti-properti yang digunakan para bintang film layar lebar di sini.

4. Pasar Apung Nusantara

Sumber: Jawa Timur Park Group.

 

Pada bagian ini kamu akan disuguhkan dengan pasar tradisional yang menyuguhkan jajanan-jajanan tradisional dari beberapa daerah di nusantara yang tentunya akan mengingatkanmu pada jajanan semasa kecil. Untuk bisa menikmati tempat ini kamu bisa mengendarai kanau untuk mengelilingi pasar dan berburu oleh-oleh khas Museum Angkut yang wajib untuk kamu bawa pulang. Setiap sudut pasar apung ini juga merupakan spot yang apik untuk selfie yang sayang untuk dilewatkan.

5. Melihat Helikopter Ir. Sukarno

Sumber: Jawa Timur Park Group.

Siapa yang tak kenal Ir. Sukarno? Selain dikenal sebagai pahawan proklamator di Indonesia namanya juga terkernal di seluruh penjuru dunia dengan julukan Pahlawan Asia – Afrika. Helikopter yang dulu pernah dikendarai beliau bisa kamu nikmati dan kamu pelajari sejarahnya di Museum Angkut.

Museum Angkut menawarkan sensasi berwisata dengan mengusung konsep edukatif yang dikemas secara modern. Museum selalu identik dengan barang kuno dan membosankan jika tidak ada daya tarik yang berbeda dari museum pada umunya. Selain menjadi surga untuk ber-swafoto bersama keluarga dengan koleksi kendaraan-kendaraan yang antik Museum Angkut juga mengajak para wisatawan untuk tidak hanya sekedar berwisata tetapi juga mengajak siapapun untuk kembali belajar sejarah. Dengan desain bangunan yang unik, koleksi kendaraan yang beragam, dan teknologi terbaru tempat ini akan menjadi wisata yang wajib dikunjungi jika sedang singgah ke Kota Malang.

TAGS

Museum Angkut, Paket Wisata Malang, Paket Tour Malang, Jogja Wisata, Batu Kota Wisata, Agro Wisata Apel, Paket Tour Bromo Malang, Wisata Gunung Bromo, Batu Night Spectacular, Gathering di Malang, Petik Apel Malang, Wisata Murah Malang, Oleh-oleh Khas Malang, Hotel Murah di Malang,

De Arca Museum Indonesia Punya

Mengidolakan tokoh dunia, pejabat ataupun bintang film adalah biasa orang lakukan untuk berimajinasi, tatkala kita juga berkeinginan mengabadikan momen jika dapat bersamanya. Yang salah satunya dengan berfoto dengan idolannya. Bila idola kita sudah wafat mungkin kita hanya bisa memajang fotonya. Namun tidak bagi anda yang berlibur ke Jogja dan mampir di salah satu tempat dimana para tokoh, pejabat dan bintang berkumpul. Di salah satu Museum yang ada di Kota Jogja mereka berkumpul, karena di Jogja telah dibuka De Arca Museum yang hampir sejenis dengan Museum Madame Tussaund.

De ARCA Museum

De ARCA Museum (pict by : hardivizon)

De ARCA Museum

Patung Ratu Elizabeth 2 di De ARCA Museum (pict by: ratny2808)

Museum ini berlokasi bersebelahan dengan Museum De Mata Trick Eye di Pasar Seni XT Square, Jl Veteran, Pandeyan, Yogyakarta. Museum ini mengusung kunsep yang sama dengan Museum Patung Lilin Madam Tussaud di Hongkong. Bedanya hanya ada pada bahan pembuatan patungnya, karena di De Arca Museum menggunakan bahan dasarnya resin. bagaimana? apakah anda ingin mengunjungi lokasi wisata baru di Jogja ini? jangan khawatir karena kami dari Darma Jaya Tour & Travel siap mengantar kemanapun tujuan anda selama di jogja, selain itu jika anda menginginkan harga yang super ekonmois silahkan langsung hubungi kami, atau anda bisa langsung memilih beberapa paket dibawah ini.

Lanjut kembali ke bahasan sebelumnya Museum De Arca. Susunan museum yang ada di De Arca Museum lebih meng-Indonesia karena selain tokoh dunia disini juga ada tokoh nasional Indonesia. Museum ini dibagi kedalm 3 zona yang meliputi zona tokoh nasional, zona presiden dunia dan zona tokoh dunia. Pada zona tokoh nasional para wisatawan bisa menjumpai patung Pangeran Diponegoro, R.A Kartini, Jenderal Soedirman, Cut Nyak Dhien dan beebrapa tokoh lainya yang sedang bersantai. Yang paling santai tokoh Affandi yang terlihat santai memandangi semua aktifitas yang ada di dalam museum dengan berduduk santai dikursi mengenakan kaos oblong merah dan sarung sambil memegangi pipa.

De ARCA Museum

patung Affandi sang Maesrto di De ARCA Museum (pict by: anastasialiem62)

De ARCA Museum

Patung tokoh film Hulk di De ARCA Museum (pict by: nuelsianipar)

De ARCA Museum

Patung Albert Einstein di De ARCA Museum (pict by: dheanurmalita)

Pada zona presiden dunia hadir dengan berbagai pose,  Barack Obama, Ratu Elizabeth II, Soukarnao, Megawati, BJ. Habibie berdiri dengan gagahnya. Sedangkan pada zona tokoh dunia kita dapat menjumpai Christiano Ronaldo, Jackie Chan, Micheal Jackson, Brad Pitt, Hitler hingga Dalai Lama dan Ibu Theresa.

Untuk letaknya zona tokoh nasional berada paling dekat dengan pintu masuk, dengan tujuan agar para pengunjung dapat mengenang jasa para pahlawan tersebut. Karena ada pepatah mengatakan “Bukankah bangsa yang besar itu adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya?”. Selain itu ada pula dari sosok Spiderman ini mengenakan blangkon yang sedang duduk menyilangkan kaki diatas sebuah bola dunia dengan mengenakan kain batik bermotif pada bagian bawah tubuhnya. Untuk keseruannya saksukan video berikut oleh Weekend List (Marsha & Shinta Jalan-jalan ke Museum De Arca & Museum De Mata Yogyakarta)

Pada petualangan dizona terakhir ini juga disuguhkan dengan tokoh karakter film terkenal seperti, Thor, Captain America, Hulk dan beberapa tokoh lainya. De Arca Museum juga menjadai salah satu destinasi wisata yang kami paket wisata jogja tawarkan kepada anda. Dan kedetailan yang lain di video berikut oleh aruldbisnis (museum de arca jogja)

De Arca Museum merupakan museum yang bisa mewujudkan mimpi dari setiap orang bertemu dengan idola mereka masing-masing. Dan semuanya adalah hasil dari seniman Jogja loh. Seru bukan mengikuti kami Darma Jaya Tour & Travel berpetualang bertemu idola. Kapan kalian menyusul guys?

Lokasi Museum De Arca Jogja

Museum ini berlokasi di Pasar Seni XT Square, Jl Veteran, Pandeyan, Yogyakarta, bersebelahan dengan Museum De Mata Trick Eye.

Harga tiket masuk De Arca Museum Jogja

  • Rp. 50.000,-/orang
  • Rp. 75.000,-/orang (tiket turusan dengan De Mata)

Buka setiap hari mulai pukul 10.00 – 22.00 WIB

Rute menuju Museum De Arca Jogja

Bila menggunakan Transjogja gunakanlah rute XT Square.

Untuk lebih detailnya saksikan di Google Map berikut :

[Update] DE MATA TRICK EYE MUSEUM

Pesona tipuan mata dalam sebuah bingkai museum di Jogjakarta. Bagi anda para pecinta selfi kini saatnya anda kami ajak untuk mengunjungi salah satu museum menarik yang pastinya wajib anda kunjungi, guna melengkapi koleksi foto liburan anda. Bersama Jogja Wisata Tour & Travel kami yakinkan jika liburan anda akan semakin seru dibuatnya.

demata

demata

De mata Trick Eye museum merupakan salah satu museum unik yang terletak di kota Jogjakarta, tepatnya di XT Square, Jl. Veteran, Pandeyan, Yogyakarta, Indonesia, yang petanya dapat anda lihat dibawah artikel ini ditulis. Jika anda berkehendak mengadakan kunjungan kerja atau liburan bersama keluarga di kota Jogja, maka kami siap untuk menemani dan mengantar kemana saja tujuan anda, dan disinipun kami menawarkan beberapa paket wisata jogja murah yang bisa anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan anda. Untuk lebih detailnya silahkan buka tautan dibawah ini.

Kembali lagi ke topic pembahasan De Mata Trick Eye Museum, sebenarnya artikel ini merupakan artikel update daripada postingan kami sebelumnya mengenai Keseruan Berfantasi di Museum 3D De MATA. jika anda pernah melihat beberapa foto teman atau keluarga anda selfi berada di depan menara Eiffel, Tembok Besar Cina dan beberapa tempat menarik lainnya, maka sekarang saatnya anda wajib mengunjungi museum De Mata Trick Eye. Museum ini merupakan museum tiga dimensi pertama yang ada di Indonesia. Setidaknya ada 120 gambar tiga dimensi yang tampak secara nyata memenuhi dinding area basement Gedung Umar Kayam, Pasar Seni XT-Square, Yogyakarta.

demata

demata

demata

demata

demata

demata

Para pengunjung sangat menikmati moment-moment ketika meraka mulai ber foto ria di museum ini, mereka rela mengantri untuk mendapatkan berbagai macam foto seperti tidur diatas ratusan paku menganga, foto bersama panda lucu, dan berfoto bersama gambar-gambar yang super besar.

Gambar 3D yang dipajang di museum De mata ini merupakan hasil karya dari Petrus Kusuma semenjak Desember tahun 2013. Sepintas jika anda perhatikan maka gambar-gambar tersebut sangatlah biasa, akan tetapi jika anda berpose dan bergaya dan kamera diatur sesuai fokusnya, maka anda pasti akan dibuat tercengang oleh hasil jepretan sang kamerawan.

Museum ini memang berbeda daripada museum pada umumnya, dimana pada umumnya museum memamerkan beberapa barang atau benda peninggalan seseorang atau jaman dahulu, namun di museum De Mata hanya ada gambar yang bisa anda explore atau anda ajak berfoto, karena memang ditujukan untuk kegiatan berfoto, dan jangan kaget jika memang di museum ini disediakan berabgai macam perlengkapan memotret yang pastinya bisa membuat anda semakin maksimal dalam mengambil atau mengabadikan moment liburan anda. Berminat untuk mengunjungi lokasi wisata satu ini? Ikuti rute perjalanan ini

Rute perjalanan menuju Museum De Mata Trick Eye

  • Dari terminal Jombor atau Malioboro atau dari Purawisata:

Anda bisa naik transjogja jalur 2A, langsung sampai tujuan no transit, turun di shelter RS Hidayatullah (seberang XT Square)

  • Dari condong catur atau dari gejayan:

Naik transjogja jalur 2B, langsung sampai tujuan no transit, turun di Shelter XT Square

  • Dari Bandara Adisucipto:

Naik transjogja Jalur 3B, trnsit di shelter banguntapan ganti 2B, turun di shelter XTSquare

  • Jika anda naik kendaraan pribadi:

Dari malioboro terus sampe lampu merah sebelum alun2 (BI) kalian belok ke kiri ke arah taman pintar sampe ada lampu merah, kalian ke arah kanan (klenteng) arah ke jogjatronik atau purawisata ikuti jalan sampai ketemu dengan lampu merah pojok beteng wetan kalian belok ke kiri. ikuti jalan aja dan lewati 3 lampu merah, sampe ketemu jalan pertigaan yang agak serong + ada tulisan XT Square ato RS Hidayatullah… maka anda sudah sampai di lokasi tujuan.

Untuk harga tiket masuk :

Tiket
Rp 50.000
Rp 80.000 (harga tiket terusan dengan De Arca Statue Museum)

Buka setiap hari
Pk 10.00 – 22.00 WIB

Masih bingung dengan penjelasan diatas? Jangan khawatir langsung saja lihat peta berikut ini.

Masih penasaran bagaimana keindahan museum De Mata Trick Eye ? saksikan video berikut ini.

Tags:

paket wisata jogja, paket tour jogja, paket wisata jogja 2 hari 1 malam, paket wisata jogja 3 hari 2 malam, wisata di jogja, kuliner di Jogja, paket tour jogja murah, paket tour gunungkidul, paket wisata murah jogja, wisata murah jogja, goa pindul jogja, kalisuci, pantai indrayanti, pantai sundak, pantai baron, keraton yogyakarta, tamansari, malioboro, oleh-oleh bakpia jogja, liburan ke jogja, paket liburan murah meriah, jogja istimewa, tour ke jogja, tour jogja murah, tiket wisata di jogja, kuliner enak di jogja, hotel murah di jogja, backpacker jogja, dieng culture festival, opentrip dcf, telaga warna, kawah sikidang, potong rambut gimbal, sunrise sikunir, dieng wonosobo, paket meeting jogja, meeting di Jogja, paket wisata gunungkidul, paket wisata goa pindul, paket wisata kali oya, pantai indrayanti, pantai sadranan

Museum Affandi Tentang Maestro Legendaris Indonesia

Jalan yang menghubungkan kota Yogyakarta dan Solo tepatnya di Jalan Laksada Adisucipto 167,  diatas tanah seluas 3500 meter persegi berdiri sebuah bangunan museum. Letaknya yang strategis ditepi barat dari Sungai Gajahwong Museum Affandi  ini berdiri. Sang Maestro Affandi lah yang membangun museum ini pada tahun 1962. Dari penganlaman masa kecilnya sang maestro membangun gedung yang berkonsepkan seperti lembaran daun pisang.

Museum Affandi

Museum Affandi (pict by : adekdimas_ajisaka)

Museum Affandi

Museum Affandi (pict by: rossysafa)

Dimana 300 lukisan yang terdapat di Museum Affandi yang masih utuh tersimpan adalah hasil karya dari pelukis legendaris Indonesia. Bangunan yang beratapkan warna hitam ini dibangun dengan tujuan untuk menghormati sang Maestro seni Lukis Indonesia, Affandi. Selain karya Affandi di museum ini juga terdapat dari hasil karya beberapa seniman yang lainnya. Bukan hanya karya lukis saja yang terdapat dimuseum ini melainkan beberapa benda koleksi milik sang Maestro yang bernilai seni tinggi dan unik.

Sejarah pembangunan gedung museum (GALERI 1) untuk memamerkan hasil karayanya bermula pada tahun 1974 yang diresmikan oleh Dirjen Kebudayaan Prof. Ida Bagus Manta. Pada galeri ini terdapat lukisan yang berupa karya-karya dari tahun-tahun awal karirnya hingga tahun terakhir semasa hidupnya, dan masih banyak lagi.

Museum Affandi

Museum Affandi (pict by :etty.rahmawati)

Museum Affandi

Museum Affandi (pict by : astuti09)

Pada tahun 1987 di areal tanah seluas 351,5 meter persegi Presiden Soeharto memberikan bantuan berupa pendirian bangunan di GALERI II yang kemudian ditahun 1988 diresmikan oleh Prof. Dr. Fuad Hassan yang merupakan  Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Di galeri ini terdapat dua lantai, Lantai pertama terdapat lukisan yang bersifat abstrak, sedangkan lantai kedua terdapat lukisan yang bercorak realis. Selain itu di galeri kedua ini juga terdapat kaos kerja sang Maestro Affandi yang selalu digunakan ketika hendak melukis.

Pada tanggal 26 Mei 2000 GALERI III diresmikan oleh Sri Sultan HB X, bangunan yang didirikan pada tahun 1997 ini dibangun oleh yayasan Affandi. Di galeri ketiga ini terdapat berbagai karya dari keluarga Affandi, sulaman Maryanti, Lukisan Rukmini dan Kartika. Dengan terdiri dari tiga lantai, lantai pertama digunakan untuk ruamg pameran, lantai kedua untuk ruang perawatan/perbaikan lukisan, dan ruang bawah tanah sebagai ruang penyimpanan lukisan.

Sejarah singkat tentang sang maestro dengan nama lengkap Affandi Koesoema. Beliau lahir pada tahun 1907 di Cirebon, Jawa Barat, dan meninggal dunia pada 23 Mei 1990. Berkat gaya romantisme dan ekspresionisnya yang khas beliau menjadi pelukis Indonesia yang paling terkenal di dunia. Semasa hidupnya lebih dari 2000 karya lukis yang beliau hasilkan. Melalui karyanya yang dipamerkan diberbagai Negara di dunia baik di Australia, Amerika, Asia maupun Asia. Di tahun 1974 sang maestro mendapat penghargaan dari University of Singapore dengan gelar Doktor Honoris Causa. Untuk lebih detailnya saksikan video berikut oleh Museum Yogyakarta (MUSEUM AFFANDI)

Selain itu ada keindahan seni yang lain berikut video oleh Sri Wisnu (MUSEUM AFFANDI – Lukisan Termahal di Dunia – Tourism Destination Yogyakarta Indonesia [HD])

Di buat takjub kami Darma Jaya Tour & Travel ketika berkunjung ke Museum Affandi dengan karya-karyanya yang begitu luar biasa. Dalam paket wisata jogja yang kami tawarkan, salah satunya adalah kunjungan ke Museum Affandi. Sangatlah cocok bagi anda yang hoby dengan seni karena disini anda akan mendapat berbagai inovasi yang ada. Sekian petualangan kami di kediaman sang maestro, sampai jumpa kembali kawan di petualangan yang akan berikutnya, salam wisata.

Fasilitas di Museum Affandi

  • Kafe
  • Sanggar
  • Kolam Renang
  • Perpustakaan
  • Galeri
  • Toilet
  • Musholla
  • Tempat Parkir
  • Toko Souvenir

Tiket masuk Museum Affandi

  • Wisatawan lokal          Rp. 20.000,-/orang (free softdrink)
  • Wisatawan Asing         Rp. 50.000,-/ orang (Free softdrink + souvenir)
  • Kamera hp                   Rp. 10.000,-/kamera hp
  • Kamera/ Video            Rp. 20.000,/kamera

Jam Kunjung

  • Senin-Minggu 09.00-16.00 Wib
  • Hari libur nasional tutup

Note : diharap untuk kunjungan dihari minggu untuk menghubungi pengelola terlebih dahulu.

Rute menuju Museum Affandi

Berlokasi di Jalan Laksada Adisucipto 167, barat Sungai Gajahuwong.

Untuk lebih detailnya ada di Google Map berikut :

Kemegahan Benteng Vredeburg

Salah satu dari beberapa bangunan bersejarah dipusat Kota Yogyakarta yang menjadi daya tarik para wisatawan di kota Gudeg adalah Benteng Vredeburg. Tepat didepan Gedung Agung Yogyakarta terdapat sebuah bangnan bersejarah. Bangunan peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1760, yang kemudian mengalami renovasi beberapa kali. Bangunan berupa benteng yang berbentuk bujur sangkar dengan empat tempat penjaga disetiap sudutnya yang disebut seleka atau bastion. Dari keempat tempat tersebut, masing-masing mempunyai nama-nama masing-masing seperti : Sudut barat laut Jayawisesa ,sudut tenggara Jayaprayitna, sudut barat daya Jayaprakosaningprang, sudut timur laut Jayapurusa.

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg

Darma Jaya Tour & travel ketika datang berkunjung ke Benteng vredeburg disuguhkan dengan pintu gerbang yang berasal dari bangunan bekas penjajahan Belanda. Tembok tembal dengan dua pasang tiang pilar yang saling berdampingan menjadi ucapan selamat datang ketika kita memasuki wilayah Benteng Vredeburg. Setelah melangkahkan kaki ke dalam kita akan disambut dengan ucapan selamat datang oleh beberapa buah bangunan tua yang berarsitekturkan Belanda.

Bangunan yang berdiri diatas tanah seluas 2100 m2 yang masih brstatus tanah milik Kraton Yogyakarta ini, beberapa kali mengalami renovasi. Dari masa pemerintahan Nicolas Harting kemudian digantikan W.H. Ossenberch, dari sebelumnya bernama Benteng Rustenburg (benteng peristirhatan)  kemudian terkena gempa dandirenovasi kembali dan diubah nama menjadi Benteng Vredeburg (benteng perdamaian) hingga sekarang. Kami di Jogja merupakan salah satu travel murah di Yogyakarta.

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg

Sejak 23 November 1992 benteng ini diubah nama menjadi Museum Benteng Vredeburg karena benteng ini kini dijdikan Monumen Perjuangan Nasional. Dan untuk sekarang ini sering digunakan untuk kegiatan seni dan budaya. Meskipun sudah berumur ratusan tahun, namun masih terjaga dengan baik.

Kemegahan dari pada Benteng Vredeburg bias anda nikmati disetiap ruangnya yg menyimpan ratusan diorama yang menggambarkan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajah hingga masa orde baru. Foto, lukisan dan benda bersejarah juga terdapat di Museum ini. Menurut beberapa sumber dan informasi yang ada, tujuan utama dibangunya benteng ini adalah untuk mejaga keamanan Kraton Yogyakarta dan sekitarnya, namun berbanding terbalik dari penjajah Belanda yang pada waktu itu bermaksud untuk mempermudah pengontrolan segala aktivitas perkembangan apa yang ada didalam Kraton. Untuk lebih serunya saksikan video berikut oleh Walking to Yogyakarta (Walking to yogyakarta episode 2 menyusuri benteng vredeburg HD)

Keseruan lain oleh Hikarimedia Sinema (Company Profile Benteng Vredeburg)

Pemugaran bangunan bekas Benteng Vredeburg tetap mempertahankan bentuk luarnya dan pada bagian dalamnya disesuaikan dengan fungsinya sebagai ruang museum. Di paket wisata Jogja kami juga menyediakan paket wisata ke Benteng Vredeburg.

Fasilitas dari Benteng Vredeburg

  • Perpustakaan
  • Ruang Pertunjukan
  • Ruang Seminar, Diskusi, Pelatihan dan Pertemuan
  • Audio Visual & Ruang Belajar Kelompok
  • Hotspot gratis
  • Pemandu
  • Ruang Tamu
  • Mushola
  • Kamar mandi

Harga tiket masuk Benteng Vredeburg

  • Dewasa               Rp. 2.000,-/orang
  • Anak-anak          Rp. 1.000-/orang

Rute menuju Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg berada di kawasan nol kilo meter atau utara dari Alun-alun utara Yogyakarta. Untuk lebih detailnya di google map berikut :

Koleksi Museum Sonobudoyo Yogyakarta

Museum seni dan kebudayaan terbesar kedua setelah Museum Nasional Jakarta adalah Museum Sonobudoyo. Lokasinya yang tak jauh dari 0 km membuat museum ini cukup ramai untuk dikunjungi. Museum Sonobudoyo yang diresmikan pada 6 november 1935 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono Ke VII.

Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo

Sebenarnya Museum Sonobudoyo dibagi menjadi 2 bagian yaitu, Unit satu berada di Jl. Trikora NO. 6 Yogyakarta atau tepatnya diutara Alun-alun Kota Jogja. Unit dua terdapat di Ndalem Condrokiranan, Wijilan, yang tepatnya disebelah timur Alun-alun kota Jogja. Dan yang kali ini Darma Jaya Tour & Travel akan dibahas adalah Museum Unit satu.

Kami sebagai travel Jogja juga menyediakan paket liburan ke Jogja yang destinasinya salah satunya adalah Museum Sonobudoyo. Museum yang mempunyai beberapa koleksi yang jumlahnya tak sedikit yang hingaa ada puluhan ribu koleksi artefak bersejarah.  Sebelum diresmikan dulunya museum ini berada dibawah naungan Java Institut, yang merupakan sebuah yayasan yang bergerak dibidang kebudayaan Lombok, Bali, Madura dan Jawa.

Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo

Di Museum ini terdapat beberapa koleksi yang jumlahnya kurang lebih 43.000 ,yang terbagai dalam beberapa kategori koleksi, yakni :

  1. Jenis Koleksi Geologika          : Terdiri dari benda-benda objek ilmu geologi, contohnya seperti : batuan, mineral, fosil, dan benda-benda bentukan alam lainnya.
  2. Jenis Koleksi Biologika           : Terdiri dari benda-benda objek ilmu biologi, contohnya seperti : rangka manusi, tumbuhan dan hewan.
  3. Jenis Koleksi Etnografika       : Benda-benda hasil budaya yang merupakan gambaran identitas dari suatu etnis.
  4. Jenis Koleksi Arkeologi          : Terdiri dari benda-benda objek ilmu arkeologi, seperti contoh peninggalan dari zaman prasejarah yang berupa benda maupun pengaruh budaya.
  5. Jenis Koleksi Numismatika/Heraldika : Terdiri dari koleksi mata uang yang sah, logam maupun kertas, lambang (cap/stempel) da n setiap tanda jasa.
  6. Jenis Kolek’si Historika           : Terdiri dari benda-benda peninggalan sejarah dari masa masuknya barat hingga sekarang.
  7. Jenis Koleksi Filologika          :  Terdiri dari peristiwa yang ada di naskah-naskah kuno maupun yang tulisan tangan.
  8. Jenis Koleksi Keramologika    : Terdiri dari berbagai barang yang terbuat dari tanah liat, seperti guci dan lainnya.
  9. Jenis Koleksi Senirupa            : Merupakan koleksi seni yang mengekspresikan pengalaman artistic melalui dua tiga dimensi.
  10. Jenis Koleksi Teknologika      : Terdiri dari benda yang menggambarkan perkembangan teknologi yang menonjol, atau hasil produksi oleh suatu pabrik atau pabrik ,misalnya Gramaphon.
Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo

Dari kesepuluh tersebut merupakan dari berbagai jenis koleksi dari Museum Sonobudoyo unit 1 dan 2. di museum ini juga terdapat berbagai ruangan yang berjumlah sembilan, mulai ruangan pengenalan hingga ruangan bali.  Koleksi yang lebih lengkap untuk koleksi keris ada pada ruang koleksi. Yang diantaranya di ruang museum terdapat beragam keris dari penjuru nusantara, yang paling banyak dari luar Yogyakarta, karena konon ada larangan untuk mengkoleksi keris Yogyakarta melebihi koleksi Kraton.

Diruang koleksi tersebut anda akan disuguhkan dengan berbagai tangkai keris tua yang berbentuknya bermacam-macam mulai dari berbentuk manusia, ular naga,singa dan sebagainya. Terdapat pula retusan pendok yang relative berbentuk sragam, yang hanya mempunyai dua gaya Yogyakarta dan Solo.  Untuk lebih detailnya saksikan video berikut oleh Museum Yogyakarta (Museum Sonobudoyo)

Selain itu juga ada keseruan nonton wayang kulit oleh inyo (Wayang kulit puppet show at Museum Sonobudoyo 01)

Bila anda berkunjung kemari anda akan terpuaskan dengan berbagai jenis koleksi yang ada. Selain berlibur disini kita juga dapat menimba ilmu dari apa yang ada di Museum Sonobudoyo melalui koleksi-koleksinya. Kami juga menyediakan paket wisata Jogja berkunjung kemari. Selain dibanjiri oleh wisatawan domestic, wisatawan mancanegara pun juga banyak yang berkunjung. Petugas museum juga menuturkan bahwa keris-keris ini akan dipajang di ruangan pameran yang akan di buat pada waktu dekat ini. Semoga dikunjungan nanti yang akan datang sudah jadi.

Fasilitas di Museum Sonobudoyo

Auditorium

Ruangan pertemuan, sarasehan, ceramah, dan rapat

Perpustakaan

Berisi koleksi naskah-naskah Jawa kuno dan naskah-naskah berbahasa Belanda.

Atraksi Wayang Kulit Durasi Singkat

Acara diselenggarakan setiap hari, kecuali hari libur mulai pukul 20.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB mengangkat cerita Ramayana.

Ruang Laboratorium

Merupakan tempat untuk merawat koleksi benda-benda museum.

Harga tiket masuk Museum Sonobudoyo

Rp. 3000,-/Dewasa Perorangan

Rp. 2500,-/Anak-anak Perorangan

Rp. 5000,-/Wisatawan Asing

Rp. 20.000/Pagelaran Wayang Kulit Durasi Singkat

Rute menuju Museum Sonobudoyo 

Museum Sonobudoyo unit satu di Jl. Trikora NO. 6 Yogyakarta (Utara Alun-alun Utara)

Museum Sonobudoyo unit dua di Ndalem Condrokiranan, Wijilan Yogyakarta (Timur Alun-alun Utara)

Untuk lebih detailnya di Google Map Berikut :

Museum Ullen Sentalu dan Budaya Jawa

Salah satu museum terbaik di Indonesia berada di Yogyakarta, tepatnya berada di kaki gunung Merapi. Museum yang didirikan pada tanggal 1 Maret 1997 terletak dikawasan Kaliurang, Sleman Yogyakarta. Museum ini diberi nama Museum Ullen Sentalu, yang mempunyai kepanjangan “ULating bLENcong SEjatiNe TAtaraning LUmaku” yang dapat diartikan “Nyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan”. Hal ini diambil dari sebuah filsafah yang menggambarkan sebuah lampu minyak yang dipergunakan untuk pertunjukan wayang kulit (blencong) yang merupakan sebuah cahaya yang selalu bergerak untuk menerangi dan mengarahkan sepanjang hidup kita.

Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu (pict by: noenoemajid)

Bila liburan ke Jogja tak puas rasanya jika belum berkunjung ke Museum Ullen Sentalu yang menawarkan keunikan perpaduan antara keeksotisan alam kaki Gunung Merapi dan kebudayaan Jawa. Di Museum ini kita akan diajak untuk menjelajahi ruang waktu dari masa klasik hingga kini dengan sebuah kebudayaan. Selain itu anda akn disuguhkan dengan kehidupan beberapa kerajaan Mataram melalui, foto, lukisan, syair dan filosofi batik vorstendlanden.

Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu (pict by : galericifa_by.paulina)

Meskipun letaknya di kaki Gunung Merapi yang bersuhu 15-25 derajat celcius, tour travel Yogyakarta menyediakan paket wisata tersebut. Dengan disambut hawa dingin dan sejuk membuat setiap pengunjungnya merasa tenang dan damai. Merupakan spot terbaik pula untuk mengambil gambar di sekitaran Museum Ullen Sentalu.

Pendirian Museum Ullen Sentalu mendapat dukangan langsung dari empat kraton dinasti Mataram yakni : Sunan Paku Buwono XII, Sri Paduka Paku Alam VIII, KGPH Poeger, Gusti Kanjeng Ratu Alit, dan GRAY Kusumawardhani. Beliau-beliau juga ikut serta memberikan benda-bendanya seperti naskah, foto, assesories, kain batik dan lain sebagauinya. Karena pada awalnya meseum ini didirikan untuk menyelamatkan karya-karya kuno dari perburuan kolektor asing.

Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu

Museum ini terdiri dari beberapa ruangan yang diantaranya : Ruang Selamat Datang untuk menyambut para pengunjung museum, Guwa Sela Giri yang merupakan ruang bawah tanah, Ruang Seni tari dan Gamelan yang didalamnya terdapat seperangkat gamelan (alat musik Jawa) , Sasana Sekar Bawana dan Koridor Retja Landa yang merupakan museum outdor yang memamerkan arca dewa-dewi dari abad VIII-IX M, 5 rung di Kampung Kambang, serta Ruang Budaya.

Menjadi salah satu museum terbaik Indonesia, tentunya Museum Ullen Sentalu meberikan pelayanan prima. Seperti halnya ketika Darma Jaya Tour & Travel berkunjung juga dilayani dengan setiap wisatawan yang berkunjung ke Museum Ullen Sentalu akan dipandu oleh pemandu yang berpengalaman yang menjelaskan secara rinci mengenai museum tersebut.berikut keseruan yang ada dimuseum Ullen Sentalu oleh Museum Yogyakarta (Museum Ullen Sentalu)

dan keseruan yang lain dari Official NET News (NET24 – Museum Ullen Sentalu di Yogyakarta)

Bila anda merasa lelah berkeliling dan tentunya butuh penyemangat, anda bisa mampir di Restaurant Beukenhof yang menyediakan beberapa menu yang menari dan special. Penamaan museum ini berasal dari bahasa Belanda yang berarti bangunan yang dikelilingi poepohonan, seperti halnya yang akan dirasakan pengunjung dengan bangunan berarsitekturkan colonial.

Paket wisata Jogja tersebut juga yang kami tawarkan tentunya juga akan mengunjungi Museum Ullen Sentalu sebagai museum terbaik di Indonesia. Untuk lebih detail mengenai Museum Ullen Sentalu bisa menghubungi admin kami di nomor yang sudah tertera. Terima Kasih & Salam Wisata.

Fasilitas dari Museum Ullen Sentalu

  • Toilet
  • Taman yang asri,
  • Djagat Academic Modern Art Galery
  • Mushola

 Tiket Masuk Museum Ullen Sentalu

  •  Wisatawan internasional US$ 5.00 atau Rp 45.000
  • Pelajar atau mahasiswa internasional Rp 25.000
  • Pengunjung dewasa Rp 25.000
  • Pelajar Rp 15.000

 Rute menuju Museum Ullen Sentalu

  1. Dari Jalan Kaliurang hingga akhirnya menemukan gerbang retribusi kawasan wisata Kaliurang.
  2. Dari gerbang tersebut melanjutkan perjalanan hingga menemukan patung udang di tengah persimpangan.
  3. Dari titik tersebut, ambil arah kiri melewati markas TNI dan masih menanjak naik sekitar 500 meter
  4. Dan akhirnya sampai di lokasi yang ditandai dengan papan nama Museum Ullen Sentalu di sisi kiri jalan.

Untuk lebih detailnya saksikan google map berikut :

Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta

Mengenai Alutsista dan Pesawat adalah pembahasan pokok setiap tahunnya oleh pemerintah RI. Mungkin kita sebagai waraga negara juga akan ikut merasakan penasaran mengenai apa saja pembahasan tersebut. Bila anda berkunjung ke Yogyakarta jangan lupa untuk mampir di Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta. Museum ini berlokasi di kompleks TNI Angkatan Udara Republik Indonesia, Lanud Adisutjipto. Museum ini didirikannya adalah sebagai tempat untuk mengabadikan dan mendokumentasikan seluruh kegiatan dan peristiwa bersejarah di lingkungan TNI AU khususnya.

Museum Dirgantara Mandala

Museum Dirgantara Mandala

Sejarah singkat diresmikannya Museum Dirgantara Mandala adalah pada tanggal 4 April 1969 oleh Panglima Angkatan Udara Laksamana Udara Rusmin Nuryadin berkedudukan di Makowilu V Tanah Abang Bukit, Jakarta. Namun dengan penuh pertimbangan dan karena Yogyakarta merupakan pusat perjuangan TNI AU periode 1945-1949 serta tempat lahir. Maka Yogyakarta dipilih sebagai tempat pindah Museum Dirgantara Mandala, dan diresmikannya kembali pada tanggal 29 Juli 1978.

Untuk mengobati rasa penasaran wisata jogjakarta  mengenai alutsista udara khususnya, tak ada salahnya kita mengunjungi Museum Dirgantara Mandala. Di museum ini terdapat berbagai koleksi di enam gedung, yang jumlahnya lebih dari 10.000 buah, 36 pesawat tebang, 1.000 foto , 28 diorama, lukisan-lukisan, pakaian dinas, sejumlah buku yang disimpan diperpustakaan dan tanda kehormatan.

Museum Dirgantara

Museum Dirgantara (Dakota VT-CLA)

Paket wisata Jogja ke museum ini juga diminati banyak wisatawan, karena mereka peanasaran denagn museum ini yang terdapat Replika pesawat WEL-I RI-X yang merupakan pesawat pertama hasil produksi Indonesia. Terdapat juga koleksi masterpiece yang merupakan replica pesawat milik perusahaan India (Dakota VT-CLA) yang ditembak jatuh oleh Belanda di daerah Ngoto, Bantul yang hendak mendarat di Maguwo Yogyakarta. Serta koleksi pesawat Mustang yang digunakan untuk menggempur permesta. Tak ketinggalan diorama satelit Palapa mengorbitkan pesawat ruang angkasa Challanger.

Museum Dirgantara

Museum Dirgantara (Pesawat Mustang)

Memanglah mengasyikan bila dapat berkunjung ke Museum Dirgantara Mandala, selain untuk sarana belajar sejarah kita juga dikenalakan dengan berbagai jenis teknologi. Sikap nasionalisme dan keberanian para pilot-pilot yang pada zaman perjuangan menjadikan semangat kita dalam meraih cita-cita yang tinggi. Ketika Darma Jaya Tour & Travel berkunjung melihat keseruan beberapa pengunjung seperti berikut  oleh SUKATV UIN (Jogja Recommended – Mengenal Ragam Pesawat di Museum Dirgantara 2/2)

Saksikan juga keseruannya oleh adik-adik TK berikut oleh jack cl (MUSIUM DIRGANTARA JOGJAKARTA)

Beberapahal yang menyenangkan bila kita berada di museum adalah begitu sejuk bila kita berada dihalaman dengan rumput hijau dan cukup luas, dan pengunjung juga diperbolehkan menaiki sebagian pesawat yang memang sudah diijinkan oleh pengelola. Rasa penasaran pun terobati setelah kami mengunjungi Museum Dirgantara Mandala yang kaya akan sejarah. Beberapa travel di Yogyakarta salah satunya kami juga menyediakan paket wisata Museum Dirgantara. Sekian petualangan kami, sampai disini dulu kawan sampai jumpa kembali. Salam Wisata

Harga tiket masuk Museum Dirgantra Mandala

Rp 4.000,-/orang (2016)

Jam Kunjung Museum Dirgantra Mandala

Senin – Minggu (Jam 08.00-15.00 WIB), kepada petugas jaga wajib menunjukkan identitas yang masih berlaku karena masih berada di komplek TNI AU.

Rute menuju Museum Dirgantara Mandala

  1. Dari jembatan Janti menuju ke arah selatan melewati (fly over)
  2. Setelah menurun , kurangi kecepatan belok kekiri menuju sebelah SMK Angkasa
  3. Melapor ke portal penjaga TNI, melanjutkan ke arah museum yang ada di ujung komplek.

Untuk lebih detailnya pantau langsung di google map berikut :

Water Castle Taman Sari Yogyakarta

Sebuah komplek Kraton Yogyakarta yang didalamnya terdapat sebuah “Istana Air” yang dibangun pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun (1758-1765) taman itu sekarang dikenal dengan sebutan Taman Sari. Tempat ini yang dulunya digunakan sebagai taman dan pemandian para Sultan, Permaisurinya, hingga anak-anaknya di Kraton Yogyakarta dan khusus untuk keluarga Kraton saja yang boleh masuk, tetapi kini telah dibuka untuk umum dan dijadikan tempat wisata. Taman Sari berarti taman yang indah.

Taman Sari

Taman Sari

Paket liburan ke jogja terutama taman Sari  dimana taman sari merupakan bangunan yang berdiri pada luas awal 10 hektar ini mempunyai 57 bangunan baik berupa gedung, jembatan gantung, kanal air, pemandian, pulau buatan, danau buatan dan lorong bawah air. Istana ini pernah mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi pada tahun 1867. Beberapa bagian dari istana ini sedah dipulihkan kembali seperti “Umbul Binangun”. Kini luas Taman Sari juga Jogja juga mulai berkurang drastis karena dijadikannya pemukiman penduduk.

4 Bagian paket wisata taman sari :

  1. Bagian pertama adalah danau buatan yang terletak disebelah barat.
  2. Bagian kedua adalah bangunan yang ada di sisi sebelah danau buatan yang antara lain adalah  Umbul Binangun.
  3. Bagian ketiga adalah pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati yang beradi di sebelah selatan umbul.
  4. Bagian ke empat disebelah timur merupakan bagian Taman Sari yang tak tersisa kecuali jembatan gantung, dan sisa dermaga. Jembatanya sudah lenyap dan bekasnya pun masih bisa dilihat. Bagian ini mulai dari sebelah timur bagian pertama dan kedua dan meluas ke arah timur sampai tenggara kompleks Magangan.

Dari ke emapt komplek yang ada di Taman Sari Yogyakarta (jogja tour), yang masih dalam keadaan utuh hanya tersisa Pemandian Umbul Binangun saja, sedangkan tiga bagian lainya sudah menjadi permukiman penduduk yang dulunya merupakan abdi dalem Kraton Yogyakarta.

Taman Sari

Taman Sari (ukiran tembok tamansari)

Dibangunya Taman Sari ini untuk menghormati jasa istri-istri Sultan karena telah membantu semasa terjadinnya peperangan. Arsitek Taman Sari adalah seorang berkebangsaan Portugis yang bernama Demak Tegis dan dibantu Bupati Madiun sebagai mandornya. Letak Taman Sari sendiri terletak 500 meter di selatan Kraton Yogyakarta.

Di Taman Sari terdapat berbagai keindahanan arsitektur kuno dan pemandangan yang menakjubkan, terdapat pula berbagai tempat-temapt Sultan dalam menjalani kesehariannya. Di tempat ini juga spot yang bagus untuk menikmati indahnya sunset dikala senja. Untik lebih detailnya saksikan video berikut oleh official NET News (NET10 Wisata Taman Sari Yogyakarta)

Dan untuk lebih serunya saksikan video berikut oleh Martin Johnson (Taman Sari Jogja, Tempat Wisata di Jogja | Vlog 245)

Fasilitas di Taman Sari

  1. Tempat Parkir
  2. Pemandu Wisata
  3. Penginapan
  4. Tempat Makan
  5. Toko Cinderamata dan oleh-oleh

Harga tiket dan jam buka Taman Sari

Tiket Masuk

  • Rp.3000,-/orang wisatawan lokal
  • Rp.7.000,-/orang wisatawan Asing

Jam Buka

Buka setiap hari mulai pukul 08.00-14.00 WIB

Rute perjalanan ke Taman Sari

Bila anda dari Kraton Yogyakarta atau alun-alun utara kota Jogja, anda cukup berjalan kearah selatan, hingga menemukan perempatan perempatan pertama belok kiri dan ikuti jalan itu maka akan sampai. Atau menggunakan jasa becak hanya dengan membayar Rp.10.000,-. Untuk lebih detailnya saksikan google map berikut :

Bila anda masih bingung mengenai Jogja, kami Darma Jaya Tour & Travel telah hadir untuk menemani perjalanan anda dengan berbagai paket wisata jogja dan juga bisa request. Hubungi kami di nomor yang tertera. Terima kasih, Salam Wisata.

Kemegahan Monumen Jogja Kembali (Monjali)

Untuk mengenang sejarah perjuangan para pahlawan Republik Indonesia pada serangan umum 1 maret 1949 yang dipimpin oleh Letkol Soeharto di Yogyakarta. Maka dari peristiwa tersebut dibangunlah Monumen Jogja Kembali atau biasa disingkat dengan sebutan “Monjali”. Untuk lebih mengenalnya, ayo kunjungi langsung Monumen Jogja Kembali yang berlokasi di Dusun Jongkang, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Sebelum mengenal lebih jauh tentang Monumen Jogja Kembali mimin akan ceritakan terlebih dulu mengenai sejarahnya.

Monumen Jogja Kembali

Monumen Jogja Kembali

Pendirian Monumen Jogja Kembali merupakan sebagai bukti sejarah bahwa perlambang kembalinya Pemerintah Republik Indonesia yang berhasil memukul mundur pasukan Belanda dari Jogja pada 29 Juni  1949 serta pada 6 Juli 1949 kembalinya ke Yogyakarta dari Pengasingan, Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta dan para pejabat lainya.

Bukti sejarah ini bermula di Yogyakarta pada tanggal 1 Maret 1949 pukul 06.00. Terjadi serangan umum besar-besaran yang dipimpin oleh Letkol Soeharto Komandan Brigade 10 daerah Wehrkreise III yang melakukan gempuran setelah mendapat persetujuan dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX sebagai penggagas dari serengan tersebut Setelah melihat keadaan dari pasukan Belanda yang sejak satu bulan disebar pada pos-pos kecil, terpencar dan lemah.

Monumen Jogja Kembali

Monumen Jogja Kembali

Disaat pukul 06.00 sirine waktu istirahat pasukan Belanda berbunyi dan disaat itulah pasukan TNI menyerang dengat kekuatan penuh. Pertarungan sengit pun tak terhindarkan, dan akhirnya tepat 6 jam pertempuran pasukan Belanda pun dapat dipukul mundur dan TNI berhasil menduduki Yogyakarta. Dan pada akhirnya pukul 12.00 siang karena bantuan pasukan Belanda datang , TNI pun kembali menarik diri dari Yogyakarta.

Pertempuran tersebut dikenal dengan Serangan Umum 1 Maret atau disejarah disingkat dengan (SEMAR), yang merupakan bukti ke Dunia Internasional bahwa TNI masih mempunyai kekuatan untuk mengusir para penjajah.

Perlawanan TNI yang terjadi selama 6 jam beritanya tersebar kemanan-mana. Yang mulanya berita ini dikabarkan ke Wonosari, kemudian  Ke Bukit Tinggi, lalu Birma, New Delhi (India) dan pada akhirnya berakhir di Kantor pusat PBB New York. Dari kabar tersebut PBB mengangap Indonesia telah merdeka, kemudian memaksa mengadakan Komisi Tiga Negara (KTN). Pertemuan yang berlangsung di Hotel Des Indes Jakarta pada tanggal 14 April 1949 yang dihasilkannya perjanjian Roem Royen (Roem Royen Statement), isi dari perjanjian tersebut diantaranya : Memulangkan Presiden dan Wakil presiden dan menarik mundur seluruh pasukannya dari Indonesia. Dan pada akhirnya pada tanggal 27 Desember secara resmi belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia.

Monumen Jogja Kembali dirancang berbentu kerucut dengan tinggi 31, 8 meter. Terdiri dari tiga lantai yang pembangunanya selesai selama empat tahun. Diresmikan oleh Presiden RI waktu itu, Soeharto pada tanggal 6 Juli 1989. Bentuk kerucut dipilih karena menyerupai gunung yang menjadi perlambang kesuburan selain memiliki makna melestarikan budaya nenek moyang.

Lokasi pendiriannya pun juga tak sembarangan, karena memiliki alasan yang berlatarkan budaya Jogja, yaitu monument yang terletak pada sumbu atau poros imajiner yang menghubungkan antara Kraton, Tugu, Gunung Merapi, Panggung Krapyak dan pantai Parangtritis. Sumbu Imajiner adalah Sumbu Besar Kehidupan atau sumbu Makrokosmos. Untuk titik imajinernya bisa anda lihat pada lantai tiga ditempat tiang bendera berdiri.

Dalam memasuki area monument kita akan disambut oleh replica Pesawat Guntai didekat pintu barat, dan pesawat Cureng didekat pintu timur. Dihalaman museum terdapat dinding yang memenuhi sisi selatan dengan 422 nama-nama para pejuang yang telah gugur pada 19 Desember 1948 hingga 29 Juni 1949, dan untuk mengenang para pahlawan yang tidak diketahui namanya ditulis puisi Karawang Bekasi karya Chairil Anwar.

Untuk dapat memasuki bangunan utama yang dikelilingi oleh kolam (jagang), bisa melalui emat jalan. Jalan utara dan selatan akan terhubung dengan tangga yang menuju lantai dua pada dinding luar yang melingkari bangunan terukir 40 relief yang menggambarkan peristiwa perjuangan bangsa mulai 17 Agustus 1945 hingga 28 Desember 1949. Didalam bangunan terdapat 10 diorama melingkari bangunan yang menggambarkan situasi saat Belanda menyerang maguwo pada 19 Desember 1948, Perjanjian Roem Royen, Serangan Umum satu maret, dan Proklamasi 17 Agustus 1949 di Gedung Agung Yogyakarta.

Monumen Jogja Kembali

Tandu peninggalan Panglima Besar Jendral Sudirman (Monumen Jogja Kembali)

Sedangkan di jalan barat dan timur menghubungkan dengan pintu masuk lantai satu yang terdiri dari empat ruang museum yang menyajikan seragam tentara pelajar, dokar dan kursi tandu Panglima Besar Jendral Sudirman yang masih tertata rapi. Terdapat 1.000 koleksi tentang Serangan Umum Satu Maret, hingga perjuangan sebelum kemerdekaan, dan Kota Yogyakarta menjadi ibukota RI. Ada juga ruang Sidang Utama, yang letaknya bersebelahan dengan ruang museum I. dan tak ketinggalan terdapat ruangan berbentuk lingkaran berdiameter 25 meter yang berfungsi sebagai ruang serbaguna, biasanya disewakan untuk seminar ataupun pesta pernikahan.

Di Lantai paling atas terdapat ruangan bernama Garbha Graha yang berfungsi sebagai tempat untuk merenungi perjuangan para pahlawan dan mendoakannnya. Diruangan ini terdapat relief gambar tangan yang menggambarkan perjuangan fisik didinding barat dan diplomasi didinding timur. Dilengkapi juga dengan tiang bendera yang dipasang bendera merah putih ditengah ruangan. Untuk lebih detailnya saksikan video berikut oleh Museum Yogyakarta (Museum Monumen Yogya Kembali)

Berikut video yang lain mengenai Monumen Jogja Kembali oleh Moh Fahmi Ghozali [MONJALI – MONUMEN JOGJA KEMBALI (JAS MERAH)]

Monumen Jogja Kembali merupakan sarana dan prasarana yang sangat baik bagi kita untuk mengenal lebih jauh tentang perjuangan bangsa Indonesia dalam memperoleh kemedekaannya. Menjadi sarana belajar juga untuk anak sekolah. Marilah kita sebagai generasi penerus, ikut melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan menjadi individu sesuai dasar Negara untuk ikut dalam mewujudkan mimpi bangsa Indonesia dalam menghadapi masa-masa yang sekarang ini. Jayalah negriku, jayalah indonesiaku.

Taman Pelangi

Taman Pelangi (taman Lampion)

Di Monjali juga terdapat taman lampion (taman pelangi) yang sangat cocok untuk bersantai, yang buka disore hari hingga tengah malam. Darma Jaya Tour & Travel dalam menyediakan paket wisata Jogja, juga menyediakan paket wisata Monumen Jogja Kembali (Monjali) dan Taman Pelangi. Untuk lebih detailnya silahkan bisa hubungi kami dinomor dan alamat yang sudah tertera. Salam Wisata 😀

Fasilitas Monumen Jogja Kembali

-Toilet

-Mushola

-Taman Pelangi untuk anak

-Tempat Parkir

-Rumah Makan dan lain-lain

Harga Tiket Monumen Jogja Kembali

-Rp. 10.000,-/orang (Monjali)

-Rp. 10.000,-/orang (Senin-Kamis) Taman Pelangi

-Rp. 15.000,-/orang (jum’at- Minggu/Libur) Taman Pelangi

Rute menuju Monumen Jogja Kembali

Lokasi Monumen Yogya kembali ada di pinggir Ringroad utara, untuk mencapai lokasi ini dapat menggunakan Kendaraan umum berupa Trans Jogja Jalur 2A dan 2B turun di Halte Monjali.

Untuk lebih detailnya silahkan bisa melalui Google Map berikut :