Hiruk Pikuk Malioboro

Hiruk Pikuk Malioboro

Yogyakarta dengan sebuah jantung kota yang tak pernah sepi dengan para pengunjung atau pun wisatawan. Tak puas rasanya bila berkunjung ke Jogaja tidak menyempatkan berjalan-jalan di Malioboro. Meskipun ramai akan pengunjung Malioboro tetaplah berkesan disetiap para pengunjungnya. Malioboro merupakan suatu tempat dimana surga cinderamata yang berada di kota Jogja.

Malioboro

Malioboro (pict by: khaerul16)

Dahulunya Malioboro adalah sebuah jalan yang sepi tak seramai yang sekarang. Jalan ini hanya dilewati oleh masyarakat yang hendak ke Kraton Yogyakarta, kawasan Gedung Agung, Benteng Vredeburg, dan Gedung Agung. Karena keberadaan Pasar Bringharjo (Pasar Gede) disisi sebelah selatan yang berdekatan dengan etnis Tionghoa menjadikan tempat ini dengan lambat launya menjadi pusat kanal bisnis yang mendongkrak perekonomian sekitar. Dengan berjalanya waktu perdagangan yang dimulai dari selatan sampai ke Utara hingga arah Stasiun Tugu.

Pada zaman dahulu ketika Kraton mempunyai sebuah acara, maka jalan 1 km di sepanjang Malioboro akan  di penuhi dengan karangan bunga. Kata “malioboro’ dulunya berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti jalan karangan bunga. Seiring perkembangan jaman, Malioboro juga masih seperti yang dulu digunakan sebagai jalan utama yang dilalui untuk suatu acara yang ada di Jogja. Acara-acara tersebut seperti : Karnaval Malioboro, pecan Budaya Tionghoa, Gelar Jogja Carnival, Festival Kesenian Yogyakarta dan masih banyak lagi.

Malioboro

Malioboro (pict by : kangadhi.saka)

Malioboro

Malioboro Festival ogoh-ogoh (pict by : riaangelinacitra)

Bisa anda temukan dengan mudah berbagai cinderamata lokal seperti, wayang kulit, blangkon, asesoris, gantungan kunci, batik, hiasan rotan, kerajinan bambu dan lain sebagainya bisa anda temukan disini dengan mudah. Dilengkapi dengan beraneka kuliner yang setiap menemani lelah anda. Berbelanja & berkuliner dikawasan Malioboro tentu saja akan anda dapatkan dengan harga yang besahabat pula.

Ketika senja tiba kami Darma Jaya Tour & Travel berjalan-jalan ke daerah Malioboro untuk menikmati berbagai gemerlap malam apa yang ada di jantung Kota Jogja. Dinginya malam yang kami rasakan seolah hilang dikerumunan pengunjung Malioboro. Begitu antri bila ingin berfoto dibawah plakat yang bertuliskan JL.MALIOBORO. kami pun memutuskan untuk duduk-duduk menikmati hangatnya wedhang ronde dengan menikmati alunan musik angklung yang ada di Malioboro. Hanyut dalam dendangan musik angklung yang begitu menghibur kami pun baru tersadar bila waktu sudah mulai malam. Akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan pulang. Adapaun keseruanya saksikan video berikut oleh Berita Dan Hiburan 2015 (Wisata Kuliner MAlIOBORO jogjakarta)

Selain itu keseruan yang lain ada juga oleh Roll Media 3 (Denpasar Arjosari Dangdut Koplo – Angklung Malioboro (Pengamen Jogja) Pada Seru dan Heboh)

Setiap paket wisata Jogja yang kami tawarkan kepada anda, kami tentunya akan menawarkan kunjungan ke Malioboro. Dengan harga yang bersahabat dan pelayanan prima tentunya. Ayo tunggu apa lagi gays, kapan kalian main ke Jogja?

Fasilitas di Malioboro

  • Toilet umum
  • Beberapa tempat duduk dibeberapa titik
  • Warung makan
  • Toko Souvenir
  • Pasar Tradisional

Rute Menuju Malioboro

Untuk lebih detailnya simak di Google Map berikut :

About the author

pakettourjogja administrator

Leave a Reply