SAOTO BATHOK MBAH KATRO

SAOTO BATHOK MBAH KATRO

Sensasi Sebathok Soto Sapi di Dekat Candi

Jalan Candi Sambisari, Yogyakarta, Indonesia

saoto bathok

Candi Sambisari ke utara kita menyusuri jalan aspal kecil dan hanya motor yang bisa lewat dijalur tersebut untuk kendaraan roda empat harus memutar jalurnya, dan kita akan temukan deretan saung-saung bambu yang berjejer rapi dipinggir persawahan. Sebuah papan petunjuk yang bertuliskan Saoto Bathok Mbah Karto, sedikit terlintas dipikiran kita adalah soto dengan mangkok bathok atau tempurung kelapa. Tetapi kenapa tulian dipapan Saoto bukannya Soto ? sempat terpikir mungkin salah dalam menulisnya dipapan tersebut. Ternyata bukan salah penulisan, tetapi saoto merupakan sebutan lain dari soto yang sering digunakan wilayah Solo Jawa Tengah menurut Mbah Katro.

nuansa pedesaan

Sebelum memasuki saung bambu, kita bisa langsung memesan soto daging sapi dan merupakan menu utama yang Mbah Katro tawarkan. Namun sebagai teman dari sebathok soto tersebut, kita bisa memilih sate usus, tempe goreng, sate telur puyuh bumbu bacem dan lain-lain. Setelah memesan makanan dan minuman yang kita kehendaki, kita memasuki deretan saung bambu dan memilih tempat duduk secara lesehan munggunakan tikar yang sudah disediakan ataupun duduk dibangku yang terbuat dari bambu. Dari tempat duduk kami, Candi Sambisari tampak ujung dari candi tersebut, dikarenakan Candi Sambisari terletak 6,54 m dibawah permukaan tanah. Di komples saung bambu itu kita bisa melihat adanya ayunan, jungkat jungkit yang terbuat dari bambu dan ada juga rawa buatan untuk hiburan pengunjung yang membawa anak-anaknya yang masih kecil.

Selang beberapa waktu, pesanan kami datang dengan mangkok-mangkok bathok yang berisikan soto daging sapi lengkap dengan nasinya dan asap tipis mengebul dari mangkok-mangkok tersebut. Irisan jeruk nipis, sambal dan beberapa teman dari soto yang kami pesan tadi tersaji dalam piring-piring tanah liat berukuran kecil. Penyajian Saoto Bathok memang berkesan unik dan tradisional sangat cocok dengan susana alam pedesaan yang masih sangat kental. Ketika kami mulai mencicipi kuah Saoto Bathok yang bening, sensasi pertama adalah SEGAR dan tidak berlemak. Ini sudah menjadi ciri khas soto asli Solo yang menonjolkan rasa segar perpaduan kuah bening dengan rasa rempah yang dominan seperti rasa soto lainnya.

soto bathok

Untuk menambah kenikmatan rasa soto tersebut, kita bisa juga menambahkan perasan jeruk nipis, sambal bagi yang menginginkan selera pedas dan juga kecap sebagai pemanis tambahan. Dan untuk harga dari semangkuk Saoto Bathok tidaklah mahal dan masih bisa terjangkau untuk kalangan anak kuliahan. Terbukti meskipun di sekitaran Yogyakarta banyak kuliner soto yang melegenda, Saoto Bathok Mbah Katro tetap memiliki banyak peminat pemanja lidah.

About the author

pakettourjogja administrator

Leave a Reply