Tag Archive Mercusuar Pantai Baron

Pantai Baron

Pemandangan cantik dari atas mercusuar Pantai Baron menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Dari atas kita dapat melihat betapa indahnya Pantai Baron dan sekitarnya bagaikan pemandangan di pulau-pulau Raja Ampat.

Pantai Baron

Pantai Baron

Siang yang menyengat menemani perjalanan kami pakettourjogja. Rasa letih lesu menanti tujuan kami yang begitu lama rasanya. Karena siang ini terasa aura panas dan kering seperti mengikuti perjalanan kami. Semua itu seolah pergi begitu saja ketika kami sudah melewati gerbang pintu masuk kamasan Pantai Baron, hembusan udara yang sejuk terasa dikulit yang tadinya berasa gerah dan panas. Katika barisan pohon jati kering telah berganti pohon yang hijau nan segar yang berlatar perbukitan karang, yang merupakan ciri khas kabupaten ini. Lambaian ombak yang berhempas ke bibir pantai membuat kami tak sabar rasanya ingin bermain denganya.

Akhirnya kami sampai juga di tepi Pantai Baron setelah melewati perjalanan cukup panjang, kurang lebih 2 jam dari pusat kota Yogyakarta. Disamping kanan kiri menuju parkiran dan kebibir pantai telah tertata rapi warung-warung dan kios pedagang makanan laut yang menggoda. Pantai Baron diapit oleh dua karang yang cukup besar, sehingga pantai ini berbentuk “U”. Kedua karang tersebut berfungsi sebagai penahan ganasnya ombak pantai selatan. Disisi sebelah barat Pantai Baron terdapat sebuah sungai air tawar yang bermuara tepat pinggiran pantai yang saling menyapa satu sama lain. Sungai yang hanya beberapa ratus meter itu entah dari mana datangnya. Menanti pasang datang untuk melaut malam hari berjejer kapal nelayan diatas pasir pantai yang putih kecoklatan.

Mercusuar Pantai Baron

Mercusuar Pantai Baron

Diatas bukit sebeleah timur kita bisa melihat menara putih yang menjulang tinggi dekat dengan jurang. Bangunan itu baru di bangun bulan Februari 2014 dan diresmikan pada bulan desember ditahun yang sama. “Mercusuar Tanjung Baron” namanya, bangunan ini mengingatkan kami pada Minas Tirith dari trilogy The Lord of The Ring. Tapi bedanya ada pada kota dibawah Mercusuar ini, hanya lautan luas dengan ombak yang ganas. Bangunan setinggi 40 meter ini dibangun untuk menggantikan Mercusuar yang lama yang dulunya berupa menara besi yang terlihat sangat tua dan sudah kropos. Selain untuk menggantikan, menara ini juga untuk menambah pesona para wisatawan yang berkunjung di kompleks Pantai Baron. Fungsi aslinya sebagai pemandu kapal yang melintas laut selatan, meskipun kebanyakan kapal sudah memiliki navigasi canggih. Namun “terkadang bila navigasi tersebut mengalami kerusakan sehingga tak berfungsi, nah mercusuar begitu krusial untuk navigasi kapal”. Semuanya dioperasikan oleh Dirjen Perhubungan Laut dengan kantor pusat di Cilacap.

Kita juga dapat naik ke atas menara mercusuar dengan menyusuri anak tangga berbatu yang berada di sebelah timur pantai, Kita diharuskan untuk membayar Rp.2000,-/orang sebagai ongkos perawatan tangga ini. Dengan membayar Rp.5000 per orang, kita bisa memasuki mercusuar ini dan menikmati bentang alam Gunungkidul dari ketinggian. Ruangan di dalam mercusuar ternyata cukup besar, terdiri atas 9 lantai berbentuk segi banyak. Setiap lantai dihubungkan oleh tangga spiral yang cukup curam dan semakin menyempit di bagian atas. Pada lantai-lantai genap, terdapat sebuah balkon yang bisa kita gunakan untuk mengamati pemandangan di sekitar mercusuar. Pada lantai ke-7, tangga spiral digantikan oleh tangga vertikal yang licin, sehingga kita disarankan untuk melepas alas kaki ketika menanjaki tangga tersebut. Sehabis melewati tangga yang agak horor ini, barulah kita bisa melihat pemandangan yang spektakuler: barisan perbukitan karst yang memanjang di utara, kontras dengan bentangan samudra bergelombang di selatan.

Luasnya lautan menjadi background yang pas untuk berfoto dengan berbagai gaya, namun di puncak mercusuar ini juga ada aturan yang harus harus ditaati guna menjaga mercusuar ini tetap berfungsi dengan baik seperti fungsinya. Dari puncak menara ini angina berhembus semilir mendamaikan rasa lelah terasa ketika kita berjuan naik ke atas, Senja sudah mulai tiba, betapa bertuntungnya kami bisa menikmati terbenamnya matahari. Suasana damai menghiasi senja dan perjalanan pulang kami.