THIWUL YU TUM

THIWUL YU TUM

Panganan Jelata yang Naik Kasta

Jalan Pramuka 36 Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia

Gunungkidul menjadikan thiwul sebagai makanan pokok dimasa penjajahan Jepang dan thiwul tersebut sebagai pengganti beras yang sulit mendapatkannya. Thiwul memiliki sifat mengembang didalam perut dan dapat menjadikan kenyang bagi yang memakannya, dengan hal itu sangat menguntungkan dimasa penjajahan yang situasinya sangatlah sulit.

thiwul Yu Tum

Untuk saat ini thiwul bukan lagi sebagai makanan pokok di Gunungkidul, dan berganti menjadi salah satu jajanan pasar. Tumirah adalah salah satu penjual legendaris yang sudah menjalani menjual thiwul sejak 30 tahun yang lalu dan panggilan akrabnya adalah Yu Tum. Berawal jualan thiwul dari kampung ke kampung lainnya, saat ini Yu Tum sudah memiliki toko sendiri dan sudah ada tambahan 2 cabang toko oleh-oleh sedangkan toko utama sekaligus dapur utamanya terletak di jalan Pramuka no 30 Wonosari.

Thiwul buatan Yu Tum memang rasanya istimewa, singkong kering atau juga disebut gaplek ditumbuk halus sehingga saat matang ditanak akan terasa lembut dimulut. Selain itu, thiwul buatan Yu Tum juga ditambahkan gula Jawa sebagai pemanis dan sementara parutan kelapa semakin menambah rasa gurih pada thiwul tersebut. Thiwul juga bisa dijadikan sebagai nasi yang disantap bersama sayur lombok ijo dan sambal bawang dan itu merupakan paduan yang pas dan bisa dinikmati langsung sebagai makanan sehari-hari.

thiwul sambel bawang

Untuk cara membuat thiwul tidaklah sulit yaitu dengan menjemur singkong hingga kering (gaplek) kemudian ditumbuk hingga halus dan terakhir dikukus. Sampai saat ini, Yu Tum masih menggunakan cara tradisional yang berbahan bakar kayu, kukusan kerucut dari anyaman bambu yang digunakan untuk mencetak thiwul menjadi bentuk gunungan, kuali dari logam dan cara tersebut adalah ciri pawon (dapur) tradisional Jawa yang sangat jarang kita temui. Cara seperti ini selalu dipertahankan agar menjaga citarasa dari olahan thiwul tersebut. Selain thiwul, Yu Tum mengolah bahan baku utamanya menjadi berbagai jenis makanan seperti gathot, gethuk goreng dan keripik. Ditoko Yu Tum juga menyediakan thiwul beraneka rasa seperti coklat dan keju tetapi harus pesan terlebih dahulu untuk bisa mencicipinya, alternatif lainnya seperti belalang goreng khas Wonosari Gunungkidul. Bila menginginkan membawa pulang sebagai oleh-oleh, Yu Tum telah menyediakan besek bambu untuk membungkus gunungan thiwul tersebut.

About the author

pakettourjogja administrator

Leave a Reply